SpaceX Dapat Kontrak Rp28 Triliun untuk Bangun Jaringan Satelit Mata-mata AS

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:27 WIB
loading...
A A A
“Kantor Pengintaian Nasional sedang mengembangkan sistem intelijen, pengawasan, dan pengintaian berbasis ruang angkasa yang paling mumpuni, beragam, dan tangguh yang pernah ada di dunia,” kata seorang juru bicara.

Satelit-satelit tersebut dapat melacak target di lapangan dan membagikan data tersebut kepada pejabat intelijen dan militer AS, kata sumber tersebut. Pada prinsipnya, hal ini akan memungkinkan pemerintah AS untuk dengan cepat menangkap gambaran terus menerus dari aktivitas di lapangan hampir di mana saja di dunia, sehingga membantu operasi intelijen dan militer.

"Sekitar puluhan prototipe telah diluncurkan sejak tahun 2020, di antara satelit lain yang digunakan pada roket Falcon 9 SpaceX," kata tiga sumber.

Basis data pemerintah AS mengenai objek-objek di orbit menunjukkan beberapa misi SpaceX telah mengerahkan satelit yang tidak pernah diakui oleh perusahaan maupun pemerintah. Dua sumber mengonfirmasi bahwa itu adalah prototipe untuk jaringan Starshield.

Semua sumber meminta untuk tidak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk membahas program pemerintah AS.

Pentagon sudah menjadi pelanggan besar SpaceX, menggunakan roket Falcon 9 untuk meluncurkan muatan militer ke luar angkasa. Prototipe satelit pertama Starshield, yang diluncurkan pada tahun 2020, merupakan bagian dari kontrak terpisah senilai sekitar USD200 juta yang membantu memposisikan SpaceX untuk penghargaan berikutnya senilai USD1,8 miliar.

Baca Juga: Ogah Jadi Basis Tentara AS, Negara Ini Putuskan Hubungan Militer dengan Amerika

Jaringan Starshield yang direncanakan terpisah dari Starlink, konstelasi broadband komersial SpaceX yang sedang berkembang dan memiliki sekitar 5.500 satelit di luar angkasa untuk menyediakan internet hampir global bagi konsumen, perusahaan, dan lembaga pemerintah.

Konstelasi satelit mata-mata yang rahasia mewakili salah satu kemampuan yang paling dicari oleh pemerintah AS di luar angkasa karena dirancang untuk menawarkan cakupan aktivitas yang paling persisten, paling meresap, dan cepat di Bumi.

“Tidak ada yang bisa bersembunyi,” kata salah satu sumber tentang potensi kemampuan sistem, ketika menjelaskan jangkauan jaringan.

Musk, juga pendiri dan CEO Tesla dan pemilik perusahaan media sosial X, telah mendorong inovasi di luar angkasa tetapi gagal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Berita Terkini
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved