7 Keunikan Pemilu Parlemen India yang Terbesar dan Termahal di Dunia
Minggu, 17 Maret 2024 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2019, 36 partai mampu merebut satu atau lebih kursi di Lok Sabha. Secara keseluruhan, sekitar 8.054 kandidat, termasuk 3.461 kandidat independen, ikut serta dalam pemilu tersebut. Dari 543 kandidat yang menang, 397 berasal dari partai nasional, 136 dari partai negara, enam dari partai yang tidak diakui, dan empat dari independen.
Terdapat rekor 612 juta orang dari 912 juta pemilih yang memberikan suara mereka pada pemilu lalu, yang merupakan angka partisipasi pemilih tertinggi yang pernah ada, yakni sebesar 67,4 persen. Partisipasi perempuan juga meningkat menjadi 67,18 persen pada tahun 2019.
![7 Keunikan Pemilu Parlemen India yang Terbesar dan Termahal di Dunia]()
Foto/Reuters
Protagonis utama dari pertarungan tahun 2024 adalah Perdana Menteri Modi dan BJP yang dipimpinnya, yang memimpin koalisi lebih dari tiga lusin partai; dan aliansi yang dipimpin oleh partai oposisi utama, Kongres, yang terdiri dari sekitar dua lusin partai.
Pada tahun 2019, BJP meraih kemenangan telak dengan 303 kursi. Koalisinya memiliki total 353 kursi. Partai Kongres yang menang memperoleh 52 kursi, dan 91 kursi bersama mitranya.
Saat ini, BJP berada di posisi terdepan menyusul kemenangan negara bagian baru-baru ini dan diperkirakan akan memenangkan mayoritas, menurut jajak pendapat. BJP sendiri menguasai 12 dari 28 negara bagian di India, sementara Kongres memerintah di tiga negara bagian.
Namun, sejarah politik India dipenuhi dengan contoh-contoh di mana partai-partai memenangkan pemilihan umum negara bagian namun kemudian kehilangan suara nasional setelahnya. BJP mengetahui hal ini lebih baik daripada kebanyakan orang: Pada tahun 2004, Perdana Menteri saat itu, Atal Bihari Vajpayee, mengadakan pemilu dini setelah memenangkan pemilu di negara bagian utama di Rajasthan, Madhya Pradesh dan Chhattisgarh sebelum kalah dalam pemilu Lok Sabha dari koalisi yang dipimpin Kongres.
![7 Keunikan Pemilu Parlemen India yang Terbesar dan Termahal di Dunia]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, Modi telah menetapkan target 370 kursi untuk BJP, lebih banyak 67 kursi dibandingkan tahun 2019; dan agar aliansinya meraih 400 kursi. Dia sedang mencari masa jabatan ketiga.
Terakhir kali sebuah partai berhasil meraih 370 kursi adalah pada pemilu 1984. Partai Kongres memenangkan 414 kursi setelah pembunuhan mantan Perdana Menteri Indira Gandhi.
Jika Modi menang dan menjabat selama lima tahun, ia akan menjadi perdana menteri terlama ketiga dalam sejarah India. Perdana Menteri pertama negara itu Jawaharlal Nehru memerintah selama sekitar 16 tahun 9 bulan berturut-turut, sementara putrinya Indira Gandhi memerintah selama total sekitar 15 tahun 11 bulan.
Terdapat rekor 612 juta orang dari 912 juta pemilih yang memberikan suara mereka pada pemilu lalu, yang merupakan angka partisipasi pemilih tertinggi yang pernah ada, yakni sebesar 67,4 persen. Partisipasi perempuan juga meningkat menjadi 67,18 persen pada tahun 2019.
6. 303 Melawan 52

Foto/Reuters
Protagonis utama dari pertarungan tahun 2024 adalah Perdana Menteri Modi dan BJP yang dipimpinnya, yang memimpin koalisi lebih dari tiga lusin partai; dan aliansi yang dipimpin oleh partai oposisi utama, Kongres, yang terdiri dari sekitar dua lusin partai.
Pada tahun 2019, BJP meraih kemenangan telak dengan 303 kursi. Koalisinya memiliki total 353 kursi. Partai Kongres yang menang memperoleh 52 kursi, dan 91 kursi bersama mitranya.
Saat ini, BJP berada di posisi terdepan menyusul kemenangan negara bagian baru-baru ini dan diperkirakan akan memenangkan mayoritas, menurut jajak pendapat. BJP sendiri menguasai 12 dari 28 negara bagian di India, sementara Kongres memerintah di tiga negara bagian.
Namun, sejarah politik India dipenuhi dengan contoh-contoh di mana partai-partai memenangkan pemilihan umum negara bagian namun kemudian kehilangan suara nasional setelahnya. BJP mengetahui hal ini lebih baik daripada kebanyakan orang: Pada tahun 2004, Perdana Menteri saat itu, Atal Bihari Vajpayee, mengadakan pemilu dini setelah memenangkan pemilu di negara bagian utama di Rajasthan, Madhya Pradesh dan Chhattisgarh sebelum kalah dalam pemilu Lok Sabha dari koalisi yang dipimpin Kongres.
7. 370 atau 404?

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, Modi telah menetapkan target 370 kursi untuk BJP, lebih banyak 67 kursi dibandingkan tahun 2019; dan agar aliansinya meraih 400 kursi. Dia sedang mencari masa jabatan ketiga.
Terakhir kali sebuah partai berhasil meraih 370 kursi adalah pada pemilu 1984. Partai Kongres memenangkan 414 kursi setelah pembunuhan mantan Perdana Menteri Indira Gandhi.
Jika Modi menang dan menjabat selama lima tahun, ia akan menjadi perdana menteri terlama ketiga dalam sejarah India. Perdana Menteri pertama negara itu Jawaharlal Nehru memerintah selama sekitar 16 tahun 9 bulan berturut-turut, sementara putrinya Indira Gandhi memerintah selama total sekitar 15 tahun 11 bulan.
(ahm)
Lihat Juga :