Perang Melawan Rusia, Ukraina Jadi Tempat Pembuangan Senjata Sampah Barat
Minggu, 17 Maret 2024 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Tentara Prancis mulai menonaktifkan tank-tank tersebut pada tahun 2021 setelah dianggap tidak dapat digunakan untuk peperangan modern. Ketika tank-tank ini dikerahkan untuk perang di Ukraina, Angkatan Bersenjata Rusia dengan senang hati membantu Prancis menyelesaikan proses dekomisioningnya.
Tank tempur Challenger-2 yang dipasok Inggris ke Ukraina juga berada pada akhir siklus layanannya dan tidak memiliki efek apa pun di medan perang, menurut laporan tersebut.
National Interest menambahkan bahwa janji AS untuk memasok lebih dari 30 tank tempur M1 Abrams menyebabkan euforia di Kyiv tetapi tidak ada yang memperhatikan pernyataan bahwa versi modern tank Abrams yang di-upgrade tidak tersedia.
Demikian pula, jet tempur F-16 yang dijanjikan kepada Kyiv tidak akan membawa perubahan besar karena mereka berada di akhir siklus hidup mereka, sementara Rusia memiliki jet generasi kelima yang mungkin bisa mengalahkan pesawat tempur AS.
Situasi ini membuat parapenulis laporan National Interest bertanya-tanya apakah konflik di Ukraina hanya sekedar bisnis bagi pemerintah Barat, sementara nyawa rakyat Ukraina dijadikan sebagai uang token.
Tank tempur Challenger-2 yang dipasok Inggris ke Ukraina juga berada pada akhir siklus layanannya dan tidak memiliki efek apa pun di medan perang, menurut laporan tersebut.
National Interest menambahkan bahwa janji AS untuk memasok lebih dari 30 tank tempur M1 Abrams menyebabkan euforia di Kyiv tetapi tidak ada yang memperhatikan pernyataan bahwa versi modern tank Abrams yang di-upgrade tidak tersedia.
Demikian pula, jet tempur F-16 yang dijanjikan kepada Kyiv tidak akan membawa perubahan besar karena mereka berada di akhir siklus hidup mereka, sementara Rusia memiliki jet generasi kelima yang mungkin bisa mengalahkan pesawat tempur AS.
Situasi ini membuat parapenulis laporan National Interest bertanya-tanya apakah konflik di Ukraina hanya sekedar bisnis bagi pemerintah Barat, sementara nyawa rakyat Ukraina dijadikan sebagai uang token.
Lihat Juga :