Meskipun Dihadang Israel, 80.000 Jemaah Palestina Tetap Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa
Jum'at, 15 Maret 2024 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
The Israeli government announced that children under 10, men over 55 and women over 50, will be the only West Bank Palestinians permitted to enter… pic.twitter.com/Mj5NmNY3a2 — The Palestine Chronicle (@PalestineChron) March 15, 2024
Gerakan Palestina mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk “menjadikan hari Jumat yang penuh berkah ini, dan semua hari serta hari Jumat di bulan suci ini, sebagai gerakan yang meluas dan terus meningkat, di berbagai alun-alun dan arena.”
Hamas juga menyerukan “orang-orang bebas di dunia dan mereka yang memiliki hati nurani yang mendukung tujuan keadilan kita di mana pun.”
Israel telah membatasi akses jemaah Palestina ke dalam masjid di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang diduduki, bersamaan dengan perang genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza.
Genosida Gaza
Saat ini diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 31.341 warga Palestina telah terbunuh, dan 73.134 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.
Selain itu, 7.000 orang belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.
Baca juga: Hamas Seru Warga Palestina Patahkan Pengepungan Israel di Masjid Al-Aqsa
(sya)