Penampakan Pagar Besi yang Dipasang Israel di 3 Gerbang Menuju Masjid Al-Aqsa
Jum'at, 15 Maret 2024 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
“Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem Timur yang diduduki dan tidak memiliki hak untuk memberlakukan pembatasan apa pun terhadap masuknya jemaah ke Masjid Al-Aqsa,” ungkap kementerian tersebut.
Kemlu Yordania menekankan Kerajaan Yordania adalah penjaga resmi dan diakui secara internasional atas wilayah tempat suci Muslim dan Kristen di Yerusalem itu.
Mereka menyerukan komunitas internasional “untuk memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel.”
Kementerian Luar Negeri Palestina juga mengecam Israel karena memasang penghalang tersebut, dengan mengatakan, “Tindakan tersebut merupakan upaya untuk mengubah realitas sejarah, hukum dan politik Masjid Al-Aqsa.”
Mereka menganggap pemasangan penghalang sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan kewajiban Israel sebagai kekuatan pendudukan terhadap tempat ibadah.
Baca juga: Hamas Seru Warga Palestina Patahkan Pengepungan Israel di Masjid Al-Aqsa
Kemlu Palestina menyerukan intervensi internasional “untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap Yerusalem dan kesucian umat Kristen dan Muslim.”
Kemlu Yordania menekankan Kerajaan Yordania adalah penjaga resmi dan diakui secara internasional atas wilayah tempat suci Muslim dan Kristen di Yerusalem itu.
Mereka menyerukan komunitas internasional “untuk memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel.”
Kementerian Luar Negeri Palestina juga mengecam Israel karena memasang penghalang tersebut, dengan mengatakan, “Tindakan tersebut merupakan upaya untuk mengubah realitas sejarah, hukum dan politik Masjid Al-Aqsa.”
Mereka menganggap pemasangan penghalang sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan kewajiban Israel sebagai kekuatan pendudukan terhadap tempat ibadah.
Baca juga: Hamas Seru Warga Palestina Patahkan Pengepungan Israel di Masjid Al-Aqsa
Kemlu Palestina menyerukan intervensi internasional “untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap Yerusalem dan kesucian umat Kristen dan Muslim.”
Lihat Juga :