Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa yang Tampaknya Diulangi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Jum'at, 15 Maret 2024 - 15:03 WIB
loading...
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa...
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan pernyataan saat pembukaan KTT Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 2023, di markas besar PBB di New York City, New York, AS, 18 September 2023. Foto/REUTERS/Mike Segar
A A A
NEW YORK - Liga Bangsa-Bangsa (LBB) yang didirikan pada 10 Januari 1920 bertujuan menciptakan perdamaian dunia setelah Perang Dunia I.

Namun, meskipun memiliki niat mulia, LBB menghadapi beberapa tantangan yang mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tujuannya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa LBB tidak berhasil mewujudkan perdamaian dunia:

1. Ketidakberdayaan Militer


LBB tidak memiliki angkatan bersenjata sendiri dan bergantung pada kekuatan negara-negara anggotanya.
Tanpa kekuatan militer yang nyata, LBB kesulitan menegakkan keputusan-keputusannya.

2. Ketidakberdayaan Hukum


Tidak ada peraturan yang mengikat secara tegas, dan semua tindakan dilakukan secara sukarela oleh negara-negara anggota. Akibatnya, banyak negara cenderung tidak mematuhi keputusan LBB.

3. Ketidaktegasan


LBB sering kali tidak memberikan sanksi pada negara-negara yang melanggar keputusannya. Ketidakberdayaan ini mengurangi efektivitasnya dalam mencegah konflik.

4. Kebijakan Pro-Negara Besar


LBB cenderung berpihak kepada negara-negara besar, yang dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan
organisasi.

5. Pergeseran Fokus


LBB awalnya didirikan untuk mengatasi masalah perdamaian, tetapi seiring waktu, fokusnya beralih ke masalah politik.

Meskipun LBB mengalami kegagalan, pengalamannya memberikan pelajaran berharga bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang kemudian menggantikannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Panglima TNI Berangkatkan...
Panglima TNI Berangkatkan Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 ke Lebanon Selatan
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved