Seoul Tes Halte Bus Cerdas untuk Perangi Covid-19 dan Hindari Hujan

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 03:03 WIB
loading...
Seoul Tes Halte Bus...
Komuter menunggu bus di halte cerdas di Seoul, Korsel, 14 Agustus 2020. Foto/REUTERS
A A A
SEOUL - Halte bus cerdas telah mulai dipasang di jalanan ibu kota Korea Selatan (Korsel), Seoul, yang didesain untuk menghindari terik matahari, hujan dan virus corona.

Berbentuk kubus kaca, “Smart Shelter” itu memiliki pengatur suhu udara dan sinar ultraviolet untuk membersihkan dan mendinginkan udara, kamera pengawas dan layar digital untuk mengingatkan saat bus mendekat.

Halte itu juga dilengkapi hand sanitiser dan komuter dapat mengisi baterai laptop atau ponsel saat memakai WiFi gratis.

“Saya merasa tidak nyaman awalnya karena saya harus mengukur suhu saya sebelum masuk, tapi ini tidak selama itu,” papar mahasiswa universitas Park Sung-yeon, 25.

Dia menambahkan, “Saya harap kita dapat memiliki lebih banyak yang seperti ini sehingga kita dapat mengatasi virus corona.”

Kamera pemantau suhu di pintu memungkinkan mereka yang dapat masuk hanya yang memiliki suhu di bawah 37,5 derajat Celsius. Kamera terpisah dipasang di ketinggian lebih rendah untuk memeriksa anak-anak.

Panel surya di atap halte menyediakan listrik cadangan. Namun halte ini memiliki harga mahal, sekitar USD84.000 untuk satu halte.

“Kami juga membagi update langsugn situasi dengan polisi dan pemadam kebakaran dengan CCTV cerdas, sirine peringatan dan sensor suara kecerdasan buatan, sehingga kita dapat merespon kondisi darurat segera,” papar Kim Hwan-gyun, pejabat distrik Seongdong.

Sepuluh halte bus itu telah dipasang di distrik Seongdong di Seoul timur, yang dikenal dengan fasilitas publik inovatif seperti lampu lalu lintas yang dipancarkan ke perlintasan pejalan kaki, dan lebih banyak inovasi lainnya. (Baca Juga: Erdogan: Turki Akan Balas ‘Harga Tinggi’ Setiap Serangan pada Kapal)

Halte cerdas hasil kerja sama kantor distrik lokal dan LG Electronics itu diluncurkan awal bulan ini. (Baca Infografis: Drone RQ-4 Global Hawk Amerika Dicegat Tiga MIG-31 Rusia)

Korsel saat ini mengalami peningkatan wabah dalam beberapa pekan terakhir, terutama di wilayah ibu kota yang padat penduduk. (Lihat Video: Ambulans Patah As, Ibu Mau Melahirkan Dievakuasi Mobil Patroli)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved