Rusia Kirim Senjata Pengubah Permainan ke Ukraina, Seperti Apa?

Rabu, 13 Maret 2024 - 15:58 WIB
loading...
A A A
Militer Ukraina juga menggunakan bom berpemandu, termasuk sistem Joint Direct Attack Munition (JDAM) buatan AS.

Namun, tidak seperti Kremlin, ketersediaan senjata di Kiev sangat terbatas.

Baca Juga: Presiden Putin: Rusia Siap Hadapi Perang Nuklir

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden baru-baru ini meluncurkan paket bantuan baru senilai hingga USD300 juta untuk Ukraina, setelah menghadapi kekurangan finansial dalam menyediakan senjata ke negara itu dua bulan lalu.

"Pemerintahan Biden mengkonfirmasi pada bulan Januari bahwa mereka telah kehabisan dana pengisian ulang, penghematan yang tidak diantisipasi yang dinegosiasikan Pentagon dalam kontrak senjatanya untuk mengeluarkan uang untuk paket bantuan baru," kata penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan pada hari Selasa di Gedung Putih.

“Ketika pasukan Rusia maju dan senjatanya ditembakkan, Ukraina tidak memiliki cukup amunisi untuk membalas,” kata Sullivan. “Hal ini merugikan medan, mengorbankan nyawa, dan merugikan kita – Amerika Serikat dan aliansi NATO – secara strategis.”

Hal ini terjadi karena bantuan Ukraina yang disetujui sebesar USD113 miliar telah digunakan oleh pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan
Rekomendasi
Sensasi Pizza Premium...
Sensasi Pizza Premium Hadir di Bekasi, Lengkap dengan Menu Pendamping Favorit
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved