Bagaimana Kondisi Gaza saat Bulan Ramadan? Dimulai dengan Kelaparan Parah

Rabu, 13 Maret 2024 - 13:01 WIB
loading...
Bagaimana Kondisi Gaza...
Warga Palestina memanggul bantuan tepung yang dikirim dengan truk di Jalur Gaza. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Gaza yang sampai saat ini masih jadi lokasi perang antara Israel dan Hamas, membuat wilayah tersebut harus mengalami penderitaan besar.

Padahal seharusnya bulan Ramadan bisa jadi bulan yang damai dan tenang bagi setiap muslim untuk menjalankan ibadah puasa.

Bulan suci Ramadan dimulai pada hari Senin di Gaza ketika perang yang sedang berlangsung memasuki hari ke-157. Sayangnya sampai saat ini upaya kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan masih sulit dicapai.

Menurut laman Washington Post, Israel dan Hamas masih berusaha mencapai kesepakatan melalui mediator untuk menghentikan pertempuran dan membebaskan sandera yang ditahan Hamas bagi tahanan Palestina yang ditahan Israel.

Kondisi Gaza


Dilansir dari Daily News Egypt, Kelaparan telah mencapai tingkat mengkhawatirkan di seluruh Jalur Gaza, terutama di wilayah utara, ditambah dengan kerusakan besar yang berdampak pada infrastruktur pada awal Ramadan.

Jumlah korban tewas akibat kekurangan gizi dan dehidrasi di Jalur Gaza meningkat menjadi 25 orang.

Kementerian Kesehatan mengatakan lebih dari 2.000 petugas kesehatan tidak makan sahur dan berbuka puasa di Jalur Gaza bagian utara.

Kementerian Kesehatan di Gaza juga mengumumkan pendudukan Israel melakukan 7 pembantaian terhadap warga sipil di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, menyebabkan 67 kematian dan 106 luka-luka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Kota dengan Durasi Puasa...
Kota dengan Durasi Puasa Ramadan Terlama dan Tersingkat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved