Ibu di Gaza Ini Khawatir Anak Terakhirnya akan Meninggal karena Kelaparan
Rabu, 13 Maret 2024 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
To communicate:
Shaima Al-Zant, “Fadi’s mother”
00970569922338
00970594515443 https://t.co/D2QtRr3eCn pic.twitter.com/Oc6Bh50A1P — Suppressed Voice. (@SuppressedNws) March 11, 2024
Shaima Al-Zant, “Fadi’s mother”
00970569922338
00970594515443 https://t.co/D2QtRr3eCn pic.twitter.com/Oc6Bh50A1P — Suppressed Voice. (@SuppressedNws) March 11, 2024
Dokter juga tidak dapat memberinya obat-obatan karena blokade yang sedang berlangsung ke wilayah Gaza.
“Zant telah tinggal di rumah sakit itu selama dua bulan dengan menggunakan ventilator yang membantu membuka saluran udaranya, menerima larutan infus yang diperlukan,” papar ibunya.
Serangan dan pengepungan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan lebih dari 31.000 orang, termasuk sedikitnya 25 orang karena kelaparan. Kebanyakan dari para korban tewas adalah anak-anak dan perempuan, menurut kementerian kesehatan Palestina.