Israel dan Palestina Berdebat, 'Apa yang akan Yesus Lakukan?'

Sabtu, 09 Maret 2024 - 07:03 WIB
loading...
Israel dan Palestina...
Beberapa langkah dari Gereja Makam Suci Yerusalem, pengunjung menemukan penampungan air bawah tanah dengan kejutan musik. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Baik Israel maupun Palestina membawa-bawa Yesus Kristus untuk mendukung perjuangan mereka ketika genosida di Gaza sudah memasuki waktu lima bulan.

Diplomat Palestina Riham Barghouti pertama kali mengenang Yesus dari Nazareth pada sesi Dewan Hak Asasi Manusia PBB awal pekan ini, ketika mengutuk tindakan militer Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 30.000 orang dan melukai 70.000 warga lainnya sejauh ini.

“Yesus lahir di Palestina. Dan jika Yesus masih hidup, dia akan menangis tersedu-sedu karena pembunuhan anak-anak di tanah tempat dia dilahirkan,” ujar Barghouti.

Setelah itu, video berdurasi 14 detik dari pernyataan itu dibagikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel di saluran Telegram berbahasa Rusia mereka, disertai kecaman pedas.

“Perwakilan Palestina di PBB kembali berbohong. Yesus adalah seorang Yahudi, lahir di Yudea, dan akan dibunuh secara brutal oleh Hamas atau disandera pada tanggal 7 Oktober. Delegasi Palestina di PBB akan memuji kejahatan ini, seperti yang terjadi sekarang,” ungkap Kemlu Israel tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved