Keluarga Penumpang MH370 Menolak Putus Asa: Seluruh Dunia Ingin Tahu Apa yang Terjadi

Jum'at, 08 Maret 2024 - 07:07 WIB
loading...
A A A
“Saya yakin dalam menyelesaikan masalah MH370, baik keluarga maupun pemerintah China dan Malaysia adalah bagian dari takdir bersama ini,” ujarnya.

Selain itu, dia menekankan bahwa terbukti di era kemajuan teknologi yang pesat ini, waktu pencarian berkurang tujuh kali lipat, dan biaya menjadi sepertujuh, dengan peningkatan efisiensi yang eksponensial.

“Sepuluh tahun kemudian, dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kapal tak berawak yang sepenuhnya otonom, susunan robot bawah air, dan sistem sonar pencitraan waktu nyata telah membuat kemajuan signifikan dan memperoleh pengalaman operasional komersial," kata Jiang.

“Masalah seperti waktu pencarian, biaya dan risiko personel telah teratasi. Kegagalan menemukan lokasi pesawat akan menjadi penghinaan terhadap teknologi manusia," ujarnya.

“Seperti yang saya sampaikan tadi tentang takdir bersama, dengan semua syarat terpenuhi hari ini, kami keluarga China bersedia bekerja sama dengan pemerintah Malaysia untuk menyelesaikan bencana ini,” ujarnya.

Jiang lebih lanjut menyatakan harapannya bahwa pemerintah Malaysia akan memulai kembali pencarian dengan imbalan.

“Jika pemerintah Malaysia merasa tertekan dengan biaya pencarian, kami bersedia menyumbangkan seluruh biaya pencarian yang diberikan pengadilan, melakukan yang terbaik untuk mendorong kebenaran MH370 terungkap sesegera mungkin," katanya.

“Hal ini membawa kami pada tujuan kedua kami datang ke sini, yaitu membangun saluran komunikasi langsung dengan pemerintah Malaysia untuk diskusi dan kemajuan lebih lanjut,” katanya.

Lebih dari 500 keluarga dan teman penumpang MH370 berkumpul di Malaysia pada 3 Maret untuk berbagi pengalaman menahan kesedihan dan perjuangan saat mereka berusaha mencari jalan keluar atas pesawat yang hilang secara misterius 10 tahun lalu.

Penerbangan MH370, pesawat Boeing 777 yang membawa 239 orang, menghilang dari layar radar pada 8 Maret 2014, saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Beberapa warga negara Indonesia (WNI) termasuk di antara penumpang pesawat tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Bakal Terseret jika Perang Dunia III Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved