Intelijen Rusia di Luar Negeri Terus Berinovasi, Barat Tak Berdaya
Rabu, 06 Maret 2024 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Kelompok Pejuang di Gaza Mengurangi Intensitas Serangan ke Pasukan Israel, Ada Apa?
Moskow telah meningkatkan penggunaan agen-agen ‘ilegal’ – agen-agen tanpa perlindungan diplomatik – serta agen-agen ‘proxy’, seperti warga negara asing yang berasal dari dunia politik, bisnis, dan kejahatan terorganisir, demikian klaim artikel tersebut. Ada juga kekhawatiran di Barat bahwa para pengkritik pemerintah Rusia yang melarikan diri ke negara lain di tengah konflik Ukraina dapat ditekan oleh Moskow agar mau bekerja sama.
Beberapa keluhannya adalah mengenai negara-negara Eropa yang netral, seperti Austria dan Swiss, serta Serbia yang bersahabat dengan Rusia, yang diduga menjadi basis operasi perwira Rusia. Sebuah sumber menyatakan bahwa hampir sepertiga operasi Rusia di benua itu dijalankan dari “pusat aman” di Wina dan Jenewa. Turki dan UEA juga digunakan sebagai pos pementasan agen-agen Moskow, kata surat kabar itu.
“Orang-orang Rusia sangat bodoh,” kata seorang sumber intelijen. “Tetapi,” pejabat tersebut mengakui, “mereka juga dapat melakukan beberapa operasi yang sangat canggih yang, dalam istilah intelijen, sangat keren.”
Moskow telah meningkatkan penggunaan agen-agen ‘ilegal’ – agen-agen tanpa perlindungan diplomatik – serta agen-agen ‘proxy’, seperti warga negara asing yang berasal dari dunia politik, bisnis, dan kejahatan terorganisir, demikian klaim artikel tersebut. Ada juga kekhawatiran di Barat bahwa para pengkritik pemerintah Rusia yang melarikan diri ke negara lain di tengah konflik Ukraina dapat ditekan oleh Moskow agar mau bekerja sama.
Beberapa keluhannya adalah mengenai negara-negara Eropa yang netral, seperti Austria dan Swiss, serta Serbia yang bersahabat dengan Rusia, yang diduga menjadi basis operasi perwira Rusia. Sebuah sumber menyatakan bahwa hampir sepertiga operasi Rusia di benua itu dijalankan dari “pusat aman” di Wina dan Jenewa. Turki dan UEA juga digunakan sebagai pos pementasan agen-agen Moskow, kata surat kabar itu.
“Orang-orang Rusia sangat bodoh,” kata seorang sumber intelijen. “Tetapi,” pejabat tersebut mengakui, “mereka juga dapat melakukan beberapa operasi yang sangat canggih yang, dalam istilah intelijen, sangat keren.”
(ahm)
Lihat Juga :