5 Kelompok Pejuang di Gaza Mengurangi Intensitas Serangan ke Pasukan Israel, Ada Apa?

Rabu, 06 Maret 2024 - 17:34 WIB
loading...
5 Kelompok Pejuang di...
Lima kelompok pejuang di Gaza mengurangi intensitas serangan ke Israel. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Lima kelompok bersenjata Palestina yang berperang melawan pasukan Israel di Jalur Gaza tidak melaporkan adanya serangan di tengan intensitas perundingan gencata. Sementara dua kelompok lainnya melaporkan masing-masing satu serangan terhadap militer Israel di daerah kantong tersebut.

Dalam apa yang digambarkan oleh para pengamat sebagai laporan pertempuran yang “sangat rendah”, penurunan tersebut terjadi sehari setelah kelompok bersenjata Palestina mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah melancarkan setidaknya 15 serangan terhadap pasukan Israel di Gaza.

“Penurunan klaim ini menunjukkan penurunan tajam aktivitas milisi Palestina di Jalur Gaza, namun hal ini tidak menunjukkan bahwa tindakan Israel telah menghancurkan atau mengalahkan Hamas,” ungkap Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP), dilansir Al Jazeera.

Menurut ISW dan CTP, keduanya merupakan lembaga pemikir pertahanan yang bermarkas di Amerika Serikat, ada dua kemungkinan kesimpulan yang bisa diambil dari diamnya hal ini: Pasukan Israel tidak lagi hadir secara permanen di Kota Gaza, oleh karena itu target serangan pejuang Palestina menjadi lebih sedikit. Atau, para pejuang Palestina menghadapi masalah komunikasi – meskipun hal ini tidak akan berdampak pada semua kelompok secara bersamaan, kata para pemantau.

“Pejuang Palestina tampaknya melakukan pertahanan yang penuh semangat ketika pasukan Israel menampilkan diri mereka sebagai sasaran jauh di Jalur Gaza,” ungkap ISW dan CTP. Mereka juga mencatat, menambahkan bahwa pejuang Palestina menyerang pasukan Israel sebanyak 92 kali dalam 11 hari selama operasi Israel baru-baru ini untuk membersihkan wilayah Zeitoun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved