Trump Menang Kaukus Dakota Utara, Kalahkan Nikki Haley

Rabu, 06 Maret 2024 - 08:15 WIB
loading...
Trump Menang Kaukus...
Mantan Presiden AS Donald Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Donald Trump mengalahkan Nikki Haley di kaukus Dakota Utara pada Senin (4/3/2024). Haley merupakan saingan terakhir Trump yang tersisa untuk nominasi presiden dari Partai Republik tahun ini.

Trump menerima lebih dari 84% suara, menurut AP. Ini menjadi kemenangan luar biasa karena kandidat mana pun yang memenangkan lebih dari 60% akan menerima suara dari seluruh 29 delegasi negara bagian di bawah peraturan Dakota Utara.

Mantan presiden AS itu sekarang memiliki 273 delegasi dibandingkan Haley yang berjumlah 43 delegasi, yang menempatkannya dalam posisi yang lebih baik untuk meraih nominasi presiden Partai Republik tahun 2024 untuk pemilu November.

Trump tetap unggul bahkan setelah kemenangan Haley di pemilihan pendahuluan di Washington DC pada Minggu.

Keberhasilan Trump pada Senin terjadi tepat setelah Mahkamah Agung AS membatalkan keputusan Mahkamah Agung Colorado yang memutuskan Trump tidak dapat menjabat lagi sebagai presiden atas dugaan dorongannya terhadap kerusuhan Capitol Hill pada 2021.

Berdasarkan Pasal 3 Amandemen ke-14 Konstitusi, orang-orang yang sebelumnya memegang jabatan pemerintahan tetapi kemudian “terlibat dalam pemberontakan” harus dilarang mencalonkan diri untuk berbagai jabatan.

Baca juga: Hamas Respons Rencana Gencatan Senjata yang Didukung AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved