Profil Algojo Arab Saudi Saad al-Beshi: Sehari Penggal 7 Orang, Penonton Pingsan

Senin, 04 Maret 2024 - 09:18 WIB
loading...
A A A
“Di negara ini kita memiliki masyarakat yang memahami hukum Tuhan,” katanya.

“Tidak ada yang takut pada saya. Saya mempunyai banyak saudara, dan banyak teman di masjid, dan saya menjalani kehidupan normal seperti orang lain. Tidak ada kekurangan dalam kehidupan sosial saya.”

Namun, sebelum eksekusi, dia akan mendatangi keluarga korban untuk mendapatkan pengampunan bagi si terpidana mati.

“Saya selalu memiliki harapan itu, hingga menit terakhir, dan saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan kehidupan baru bagi penjahat tersebut. Saya selalu menjaga harapan itu tetap hidup.”

Al-Beshi tidak akan mengungkapkan berapa bayarannya per eksekusi karena ini adalah perjanjian rahasia dengan pemerintah.

Namun dia menegaskan bahwa imbalan itu tidak penting. “Saya sangat bangga melakukan pekerjaan Tuhan,” tegasnya.

Namun, dia mengungkapkan bahwa sebuah pedang andalannya berharga sekitar SR20.000 (Rp83 juta). “Itu adalah hadiah dari pemerintah. Saya merawatnya dan mengasahnya sesekali, dan saya pastikan untuk membersihkannya dari noda darah," katanya.

“Itu sangat tajam. Orang-orang takjub betapa cepatnya ia dapat memisahkan kepala dari tubuh," imbuh dia.

Pada saat para korban mencapai lapangan eksekusi, mereka telah menyerahkan diri hingga mati, katanya, meskipun mereka mungkin berharap untuk diampuni pada menit-menit terakhir.

“Hati dan pikiran mereka tertuju pada pembacaan Syahadat," katanya.
Satu-satunya percakapan dengan narapidana adalah ketika dia menyuruhnya mengucapkan Syahadat.

“Saat mereka sampai di lapangan eksekusi, kekuatan mereka terkuras habis. Kemudian saya membaca perintah eksekusi, dan dengan isyarat saya memenggal kepala tahanan tersebut.”

Dia telah mengeksekusi banyak wanita tanpa ragu-ragu, jelasnya.
“Meskipun saya benci kekerasan terhadap perempuan, jika itu kehendak Tuhan, saya harus melaksanakannya.”

Tidak ada perbedaan besar antara mengeksekusi laki-laki dan perempuan, kecuali perempuan tersebut mengenakan jilbab, dan tidak seorang pun diperbolehkan berada di dekat mereka kecuali al-Beshi sendiri ketika waktu eksekusi tiba.

Saat mengeksekusi wanita, dia akan menggunakan senjata atau pedang.
“Tergantung apa yang mereka minta untuk saya gunakan. Terkadang mereka meminta saya menggunakan pedang dan terkadang pistol. Namun sebagian besar waktu saya menggunakan pedang,” imbu dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Warren Buffett Setop...
Warren Buffett Setop Donasi ke Gates Foundation usai Kasus Epstein Mencuat
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved