Lavrov: Semua Pasukan 'Ilegal' di Suriah Harus Pergi

Kamis, 23 Agustus 2018 - 20:07 WIB
Lavrov: Semua Pasukan...
Lavrov: Semua Pasukan 'Ilegal' di Suriah Harus Pergi
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyatakan, seluruh pasukan asing yang datang ke Suriah secara ilegal, yakni tanpa persetujuan dari pemerintah Suriah harus keluar dari negara itu secepatnya.

"Semua pasukan asing yang tinggal di sana tanpa undangan dari pemerintah Suriah harus segera keluar dari Suriah," kata Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada kamis (23/8).

Pernyataan Lavrov ini merupakan respon atas pernyataan yang dibuat oleh Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), John Bolton. Di mana Bolton menyatakan, AS siap untuk membahas masalah permukiman Suriah, tetapi dengan syarat Moksow harus mendesak Iran menarik pasukan mereka dari Suriah.

Seperti diketahui, tidak semua pasukan asing yang beroperasi di Suriah, melakukan operasi atas permintaan atau undangan dari Presiden Suriah, Bashar al-Assad.Pasukan koalisi internasional yang dipimpin AS merupakan pasukan yang beroperasi di Suriah secara "ilegal".

Sementara Rusia dan Iran, yang melakukan sekutu dengan dari Damaskus, melakukan operasi atas permintaan langsung dari Assad. Selain Rusia dan Iran, pasukan Hizbullah juga melakukan operasinya di Suriah atas izin dari rezim Assad.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
3 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
4 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
5 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
6 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
7 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved