Kenapa Mesir Diam Melihat Pembantaian Pengungsi Palestina di Rafah?
Sabtu, 02 Maret 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
“Saya dapat mengatakan kami telah mencapai titik kesepahaman, kami masih akan melakukan segala upaya dengan saudara-saudara kami di Qatar dan AS serta pihak lain yang dekat dengan perundingan. Kami berharap dapat mencapai penghentian permusuhan dan pertukaran sandera,” ujar Menlu Mesir Sameh Shoukry di Forum Diplomasi Antalya di Turki.
“Semua orang menyadari bahwa kita memiliki batasan waktu untuk mencapai kesuksesan sebelum dimulainya Ramadan,” ujar dia.
Kesepakatan yang diusulkan sejak awal Ramadan pada 10 dan 11 Maret 10 mencakup jeda 40 hari dalam semua operasi militer dan pertukaran tahanan Palestina dengan sandera Israel dengan rasio 10 banding satu, menurut sumber senior yang dekat dengan pembicaraan tersebut kepada Reuters.
“Kami akan terus berupaya bekerja sama dengan PBB, dengan mitra kami untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza dan meningkatkan jumlah (bantuan). Praktisnya, hal ini tidak dapat terjadi tanpa penghentian permusuhan,” ujar Shoukry.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Malki berbicara di panel yang sama dengan Shoukry, mengatakan Israel tidak akan mengumumkan gencatan senjata kecuali ada tekanan internasional terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Jika kita tidak dapat mencapai gencatan senjata dalam dua atau tiga pekan ke depan, jelas kita akan melihat serangan lagi terhadap Rafah dan berlanjutnya genosida,” pungkas dia.
Baca juga: Pasukan Israel Lindas Tahanan Palestina dengan Kendaraan Lapis Baja
“Semua orang menyadari bahwa kita memiliki batasan waktu untuk mencapai kesuksesan sebelum dimulainya Ramadan,” ujar dia.
Kesepakatan yang diusulkan sejak awal Ramadan pada 10 dan 11 Maret 10 mencakup jeda 40 hari dalam semua operasi militer dan pertukaran tahanan Palestina dengan sandera Israel dengan rasio 10 banding satu, menurut sumber senior yang dekat dengan pembicaraan tersebut kepada Reuters.
“Kami akan terus berupaya bekerja sama dengan PBB, dengan mitra kami untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza dan meningkatkan jumlah (bantuan). Praktisnya, hal ini tidak dapat terjadi tanpa penghentian permusuhan,” ujar Shoukry.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Malki berbicara di panel yang sama dengan Shoukry, mengatakan Israel tidak akan mengumumkan gencatan senjata kecuali ada tekanan internasional terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Jika kita tidak dapat mencapai gencatan senjata dalam dua atau tiga pekan ke depan, jelas kita akan melihat serangan lagi terhadap Rafah dan berlanjutnya genosida,” pungkas dia.
Baca juga: Pasukan Israel Lindas Tahanan Palestina dengan Kendaraan Lapis Baja
(sya)
Lihat Juga :