Kebakaran Landa Mal 7 Lantai di Dhaka, 44 Orang Tewas Terpanggang

Jum'at, 01 Maret 2024 - 09:54 WIB
loading...
Kebakaran Landa Mal...
Kebakaran hebat melanda mal Green Cozy Cottage di Dhaka, Bangladesh. Sebanyak 44 orang tewas terpanggang dan puluhan lainnya terluka. Foto/Mahmud Hossain Opu/Dhaka Tribune
A A A
DHAKA - Kebakaran hebat melanda bangunan mal tujuh lantai; Green Cozy Cottage, di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, pada Kamis malam.

Hingga Jumat (1/3/2024) pagi, tercatat 44 orang tewas terpanggang dalam tragedi tersebut. Selain itu, puluhan orang lainnya terluka.

“Sejauh ini 43 orang tewas akibat kebakaran tersebut,” kata Menteri Kesehatan Bangladesh Samanta Lal Sen kepada AFP setelah mengunjungi Rumah Sakit Dhaka Medical College dan rumah sakit luka bakar yang bersebelahan.

Namun, Dhaka Tribune memperbarui data korban tewas yang ditemukan menjadi 44 orang.

Baca Juga: Menang Pemilu Tanpa Oposisi, Sheikh Hasina Jadi PM Bangladesh Kelima Kalinya

Pejabat pemadam kebakaran Mohammad Shihab mengatakan kobaran api berasal dari sebuah restoran biriyani yang populer di Bailey Road Dhaka pada pukul 21.50 hari Kamis, dan dengan cepat menyebar ke lantai atas, menjebak banyak orang.

Menurutnya, para petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api dalam dua jam.

Dinas pemadam kebakaran mengatakan mereka menyelamatkan 75 orang.

Mal Green Cozy Cottage sebagian besar menampung restoran bersama dengan beberapa toko pakaian dan telepon seluler.

“Kami berada di lantai enam ketika kami pertama kali melihat asap membubung melalui tangga. Banyak orang bergegas ke atas. Kami menggunakan pipa air untuk turun dari gedung. Beberapa dari kami terluka saat melompat dari lantai atas,” kata seorang manajer restoran bernama Sohel.

Yang lainnya terjebak di atap dan berteriak minta tolong.

“Alhamdulillah. Kami mengirimkan semua wanita dan anak-anak termasuk istri dan anak-anak saya. Kami semua pria ada di atap. Pemadam kebakaran berdiri di samping kami. Lima puluh [orang] lagi akan turun,” tulis Kamruzzaman Majumdar, seorang profesor ilmu lingkungan, dalam sebuah posting-an di Facebook. Dia kemudian diselamatkan.

Kebakaran di gedung apartemen dan kompleks pabrik sering terjadi di Bangladesh karena lemahnya penegakan peraturan keselamatan.

Pada Juli 2021, sedikitnya 52 orang tewas termasuk banyak anak-anak ketika kebakaran melanda sebuah pabrik pengolahan makanan.

Pada bulan Februari 2019, 70 orang tewas ketika kebakaran melanda beberapa blok apartemen di Dhaka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Lagi, Kapal Induk Nuklir...
Lagi, Kapal Induk Nuklir AS Dilanda Kebakaran, 3 Pelaut Terluka
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Eks PM Malaysia Mahathir...
Eks PM Malaysia Mahathir Minum Es Coklat di Cafe setelah 22 Hari Dirawat di Rumah Sakit Akibat Jatuh
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved