alexametrics

Kutuk Sanksi AS, China Siap Tingkatkan Hubungan dengan Iran

loading...
Kutuk Sanksi AS, China Siap Tingkatkan Hubungan dengan Iran
Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
BEIJING - China siap mengembangkan kerja sama lebih lanjut dengan Iran. Negeri Tirai Bambu itu juga mengutuk penggunaan sanksi sepihak dalam hubungan internasional.

Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri China Wang Yi selama percakapan via telepon dengan mitranya asal Iran, Javad Zarif.

"China sangat mementingkan hubungan China-Iran dan siap untuk terus mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara China dan Iran," kata Wang, sebagaimana dikutip oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok yang disitir Sputnik, Minggu (19/8/2018).

Yi menambahkan bahwa Beijing telah menentang penggunaan sanksi sepihak dalam hubungan internasional.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan Teheran sangat menghargai peran China dalam menjaga Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran. Menteri Iran juga menyatakan siap untuk meningkatkan koordinasi dengan semua pihak dalam perjanjian itu.

Pada 7 Agustus, Washington kembali menetapkan paket pertama dari sanksi terhadap Iran, yang sebelumnya dicabut di bawah kesepakatan nuklir internasional. Sanksi itu menargetkan akuisisi Iran atas nota bank dolar, perdagangan emas dan logam lainnya, transaksi terkait dengan ril Iran, serta transaksi dan kegiatan perdagangan negara-negara lain dengan Iran.

Gelombang lain dari sanksi AS terhadap sektor energi Iran diperkirakan akan diberlakukan kembali pada bulan November. Sanksi diberlakukan setelah pada 8 Mei, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya keluar dari perjanjian nuklir Iran.

Setelah penarikan AS, pihak lain dalam perjanjian telah menyatakan komitmen mereka terhadap kesepakatan tersebut.

JCPOA ditandatangani pada tahun 2015 oleh Iran, Uni Eropa dan kelompok negara P5 + 1 yaitu China, Jerman, Prancis, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat. Kesepakatan itu mengatur pencabutan sanksi anti-Iran secara bertahap sebagai imbalan bagi Teheran yang menjaga sifat damai dari program nuklirnya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak