5 Dampak Kemesraan Hubungan China dan Rusia bagi Asia Pasifik

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:13 WIB
loading...
5 Dampak Kemesraan Hubungan...
China dan Rusia akan memperkuat kerja sama di Asia Pasifik. Foto/Reuters
A A A
BEIJING - China telah menunjukkan hubungan yang kuat secara historis dengan Rusia dan menyerukan kedua negara untuk berkoordinasi dalam bidang keamanan, stabilitas, dan pembangunan di kawasan Asia-Pasifik.

Itu ditandai dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke China beberapa waktu lalu. Dia dan pejabat Tiongkok tersebut juga bertukar pandangan dengan mengenai krisis Ukraina, situasi di semenanjung Korea, dan masalah internasional dan regional lainnya, kata pernyataan itu.

5 Dampak Kemesraan Hubungan China dan Rusia bagi Asia Pasifik

1. Mendorong Perubahan

5 Dampak Kemesraan Hubungan China dan Rusia bagi Asia Pasifik

Foto/Reuters

"China dan Rusia harus memainkan peran yang lebih baik sebagai jangkar stabilitas dalam perubahan keadaan abad ini,” kata Kementerian Luar Negeri di Beijing dalam sebuah pernyataansetelah kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Sun Weidong ke Moskow.

Meskipun khawatir akan merusak hubungan dengan Barat, Beijing menolak untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, dan hubungan antara kedua negara BRICS tetap hangat di tengah perang tersebut.

2. Memanfaatkan Momentum Periode Terbaik

Sun mengatakan dalam pernyataannya bahwa “di bawah bimbingan strategis Presiden Xi Jinping dan Presiden Putin… hubungan antara kedua negara berada pada periode terbaik dalam sejarah”.

Baca Juga: Populasi China Bakal Berkurang 60 Persen, Apa Efek dan Sebabnya?

3. Bersatu Melawan Barat

5 Dampak Kemesraan Hubungan China dan Rusia bagi Asia Pasifik

Foto/Reuters

Pernyataan-pernyataan seperti itu tidak akan banyak membantu meredakan kecurigaan di negara-negara Barat, yang selama dua tahun terakhir memandang Moskow dan Beijing semakin cemas karena kedua negara meningkatkan hubungan perdagangan dan pertahanan.

Beijing menanggapinya dengan kemarahan ketika perusahaan-perusahaan China dimasukkan dalam daftar hitam oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa karena peran mereka dalam membantu Rusia menghindari sanksi perdagangan.

4. Saling Menolong dan Menyelamatkan

5 Dampak Kemesraan Hubungan China dan Rusia bagi Asia Pasifik

Foto/Reuters

Moskow memandang Beijing sebagai penyelamat ekonomi yang penting di tengah sanksi tersebut, sementara Tiongkok mendapat manfaat dari impor energi yang murah dan akses terhadap sumber daya alam yang melimpah.

Pada saat yang sama, ketertarikan China terhadap wilayah timur jauh Rusia yang jarang penduduknya, kaya sumber daya, dan Rusia telah lama menimbulkan kekhawatiran di Moskow, yang terletak di 11 zona waktu di sebelah barat.

5. Memperkuat Kerja Sama SCO

Sun menekankan harapan China untuk memperdalam “koordinasi” di kawasan Asia-Pasifik, dan memuji peran Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), sebuah organisasi politik, ekonomi, keamanan dan pertahanan internasional Eurasia yang didirikan pada tahun 2001.

“Kedua belah pihak harus mendorong SCO untuk memainkan perannya dengan lebih baik sebagai ‘jangkar penstabil’ dalam perubahan yang telah terjadi selama satu abad ini, memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam urusan regional Asia-Pasifik, dan bersama-sama menjaga keamanan, stabilitas, dan pembangunan regional,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved