Israel Senang Ilmuwan Rudal Suriah Dibunuh, Bantah Mossad Terlibat

Rabu, 08 Agustus 2018 - 02:04 WIB
Israel Senang Ilmuwan...
Israel Senang Ilmuwan Rudal Suriah Dibunuh, Bantah Mossad Terlibat
A A A
TEL AVIV - Pemerintah Israel senang dengan berita pembunuhan ilmuwan rudal Suriah, Dr Aziz Azbar, melalui serangan bom mobil. Namun, Tel Aviv tetap membantah badan intelijennya, Mossad, terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Komentara Pemerintah Israel muncul setelah New York Times melaporkan bahwa Mossad Israel berada di balik serangan bom mobil yang membunuh Azbar. Ilmuwan rudal rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad itu tewas dalam ledakan bom mobil di dekat Kota Masyaf di Provinsi Hama, Sabtu malam pekan lalu.

Menteri Intelijen dan Transportasi Yisrael Katz menyangkal tuduhan yang dialamatkan kepada Mossad. "Dengan asumsi bahwa (Asbar) memang terlibat dalam aktivitas teroris, saya menyambut kepergiannya dari dunia," katanya, Rabu (8/8/2018).

Asbar, direktur penelitian di Pusat Studi dan Penelitian Ilmiah Suriah, diyakini akan mengembangkan fasilitas manufaktur senjata rahasia dengan bantuan Iran. Dia merupakan ilmuwan andalan rezim Assad dalam pengembangan rudal Scud Damaskus.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman sebelumnya juga enggan mengomentari bahwa pembunuhan Azbar merupakan operasi Mossad.

"Setiap hari di Timur Tengah ada ratusan ledakan dan penyelesaian skor," katanya kepada Channel 2 News. "Setiap kali, mereka mencoba menyalahkan kami. Jadi kami tidak akan menganggap ini terlalu serius."

Seperti diberitakan sebelumnya, New York Times mengutip seorang pejabat badan intelijen Timur Tengah melaporkan bahwa agen mata-mata Mossad Israel memang berada di belakang pembunuhan Asbar. "Mossad telah menlacak Asbar untuk waktu yang lama," kata sumber tersebut.

Asbar, lanjut sumber itu, menjadi sasaran Israel karena dia membantu Suriah mengembangkan rudal jarak jauh yang cukup akurat untuk menargetkan kota-kota Israel yang jauhnya ratusan mil.

Surat kabar Suriah, al-Watan, sebelumnya menuduh Mossad sebagai pelaku pembunuhan Asbar."Lagi-lagi musuh Israel telah membunuh salah satu dari pemikir terbesar Suriah," tulis media pro-rezim Assad tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Israel Tembaki Posisi...
Israel Tembaki Posisi Kelompok Pro-Iran di Dekat Dataran Tinggi Golan
Hizbullah: Israel Serang...
Hizbullah: Israel Serang Situs Rudal Suriah karena Takut Jadi Ancaman Baru
Israel Tuding Iran Gunakan...
Israel Tuding Iran Gunakan Fasilitas di Suriah untuk Produksi Senjata
3 Negara Pemasok Senjata...
3 Negara Pemasok Senjata Hizbullah, Kelompok Lebanon yang di Ambang Perang dengan Israel
Takut Diserang Hizbullah,...
Takut Diserang Hizbullah, Israel Bombardir Situs Rudal Suriah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
30 menit yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
2 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
2 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
3 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
4 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
5 jam yang lalu
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved