6 Fakta tentang BARS 9, Unit Militer Rusia yang Selalu Dipuji Presiden Putin karena Bertugas Menutup Kesenjangan di Medan Perang

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Mereka tahu bahwa mereka akan dikalahkan oleh pasukan Ukraina, seperti yang terlihat dalam percakapan yang terekam kamera. Senjata terberat yang dimiliki pasukan Kuznetsov adalah senapan mesin, granat berpeluncur roket, dan mortir.

Dua anggota pasukan BARS dikirim untuk mencari tempat dengan sinyal radio untuk menghubungi unit artileri terdekat guna mendapatkan dukungan, menurut salah satu dari empat pejuang yang berbicara kepada Reuters tanpa menyebut nama.

Setelah sekitar 24 jam, mereka menemukan unit artileri, namun mereka sudah mundur ke Rusia, jadi tidak bisa membantu, kata orang tersebut. “Kesan pertama saya adalah kami telah dilupakan,” katanya. "Ini sangat memukul saya secara psikologis."

6. Hanya Prajurit Mainan

Pada tanggal 7 September, hari terakhir yang terekam di kamera tubuh, pasukan Kuznetsov sedang berjaga dari sebuah gedung apartemen yang menghadap ke persimpangan jalan, ketika lalu lintas radio melaporkan pasukan Ukraina mendekat.

Sementara mereka menunggu, Kuznetsov dan dua anak buahnya bermain dengan pesawat mainan dan tank mainan, melakukan pantomim seorang tentara yang meminta dukungan udara.

Segera setelah itu, sebuah laporan radio datang yang mengatakan lima Humvee Ukraina terlihat di dekatnya. Kuznetsov memberi tahu pasukannya: "Baiklah, teman-teman, mari kita bersiap untuk bertempur." Rekaman video berakhir saat Kuznetsov turun ke jalan.

Dua pejuang mengatakan kepada Reuters bahwa mereka memang melawan pasukan Ukraina, namun Rusia kalah jumlah.

Setelah mundur, BARS 9 untuk sementara dibubarkan, menurut dua pejuang yang sama, meskipun mereka mengatakan bahwa BARS 9 telah dimulai kembali.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
Akhiri Perang, Presiden...
Akhiri Perang, Presiden Zelensky Bersedia Bertemu Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved