Unjuk Kekuatan pada Barat, Putin Piloti Pesawat Pengebom Nuklir Rusia

Jum'at, 23 Februari 2024 - 13:20 WIB
loading...
Unjuk Kekuatan pada...
Presiden Vladimir Putin unjuk kekuatan pada Barat dengan menerbangkan pesawat pengebom nuklir Tu-160M Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah unjuk kekuatan pada Barat dengan menerbangkan pesawat pengebom nuklir Tu-160M pada Kamis. Pemimpin Kremlin itu duduk di kursi co-pilot.

Penerbangan pesawat pengebom strategis supersonik Tu-160M oleh Putin berlangsung selama 30 menit. Itu dilakukan di tengah memanasnya ketegangan dengan Barat terkait perang Rusia di Ukraina.

Orang nomor satu Rusia itu terlihat mengenakan setelan penerbangan, kemudian menaiki pesawat pengebom nuklir di lapangan terbang yang tertutup salju di sebuah pabrik pembuatan pesawat terbang di kota Kazan, Sungai Volga.

Pabrik tersebut telah menerima perintah negara untuk memproduksi versi modern dari pengebom Tu-160 yang pertama kali terbang pada tahun 1980-an dan diberi nama kode Blackjack oleh NATO.

Baca Juga: Dihina Biden dengan Sebutan Keparat Gila, Ini Respons Santai Putin

Pesawat yang diterbangkan Putin adalah salah satu pengebom pertama yang dibuat ulang, dilengkapi dengan mesin dan avionik baru dan diberi nama Tu-160M.

Berbicara kepada wartawan setelah penerbangan, Putin memuji pesawat baru tersebut sebagai pesawat yang “luar biasa” dan mencatat bahwa pesawat tersebut mengalami peningkatan besar dibandingkan dengan versi awal.

Penerbangan hari Kamis itu menandai setidaknya ketiga kalinya dia masuk kokpit pesawat perang.

Pada tahun 2000, dia mengambil kursi co-pilot di pesawat tempur Su-27 untuk terbang ke Chechnya selama pertempuran dengan separatis di sana. Kemudian pada tahun 2005, dia menjadi co-pilot sebuah Tu-160 selama latihan militer.

Menurut laporan AP, Jumat (23/2/2024), manuver presiden berusia 71 itu kemungkinan juga untuk memikat para pemilih yang akan memberikan suaranya dalam pemilu 15-17 Maret mendatang. Putin, yang menjadi kandidat petahana, diyakini akan menang dan terpilih kembali sebagai presiden dengan mudah.

Sebagai bagian dari upaya Kremlin untuk menampilkan citra pemimpin yang cinta aksi dan kuat secara fisik, Putin juga mengambil kursi co-pilot di pesawat amfibi, menerbangkan paraglider, dan mengendarai mobil balap serta truk-truk besar.

Dia juga mengendarai truk besar ke sebuah pertemuan di Kazan pada hari Kamis, salah satu dari serangkaian perjalanan kampanye menjelang pemilihan presiden Maret mendatang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Selebrasi Sujud di Piala...
Selebrasi Sujud di Piala Dunia 2026 Viral, Begini Makna Sujud Menurut Islam
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Jadi Kompas Setiap Insan Bhayangkara
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved