Soal Kemungkinan Dapatkan Vaksin Covid-19 Rusia, Ini Kata Kemlu RI
Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:26 WIB
loading...
Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasya angkat bicara mengenai kemungkinan mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Rusia. Foto/Kemlu RI
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia angkat bicara mengenai kemungkinan mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Rusia . Seperti diketahui, Rusia adalah negara pertama yang mendaftarkan vaksin Covid-19 .
Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menuturkan mengenai hal ini, yang dapat dia sampaikan saat ini adalah menindaklanjuti pembicaraan telepon antara Presiden Indonesia dan Rusia pada 13 April lalu telah dilakukan pertemuan virtual antara Kementerian Kesehatan kedua negara pada 5 Juli.
"Pada pertemuan itu juga disinggung mengenai kerjasama di bidang vaksin, penelitian di bidang teknologi kesehatan," ucap Faiza saat melakukan konferensi pers virtual pada Kamis (13/8/2020). ( Baca juga: Saat Vaksin Jadi Senjata pada Persaingan Antar Negara Superpower )
"Yang saat ini kita coba dorong adalah adanya pertemuan lebih lanjut untuk membahas aspek-aspek teknis kerjasama kedua negara. Jadi, sebatas itu yang bisa kita sampaikan hingga saat ini," sambungnya.
Indonesia sendiri ini sudah mulai melakukan uji coba vaksin buatan perusahaan China, SinoVac. Selain itu, Indonesia juga akan segera mendapatkan vaksin dari Korsel, untuk dilakukan uji klinis tahap tiga di dalam negeri.
Selain bekerjasama dengan negara lain, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin buatan dalam negeri. Vaksin ini dijadwalkan akan memulai uji klinis dalam beberapa bulan ke depan. ( Baca juga: Disuntik Uji Klinis Vaksin, Indeks Terus Reli di Zona Hijau )
Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menuturkan mengenai hal ini, yang dapat dia sampaikan saat ini adalah menindaklanjuti pembicaraan telepon antara Presiden Indonesia dan Rusia pada 13 April lalu telah dilakukan pertemuan virtual antara Kementerian Kesehatan kedua negara pada 5 Juli.
"Pada pertemuan itu juga disinggung mengenai kerjasama di bidang vaksin, penelitian di bidang teknologi kesehatan," ucap Faiza saat melakukan konferensi pers virtual pada Kamis (13/8/2020). ( Baca juga: Saat Vaksin Jadi Senjata pada Persaingan Antar Negara Superpower )
"Yang saat ini kita coba dorong adalah adanya pertemuan lebih lanjut untuk membahas aspek-aspek teknis kerjasama kedua negara. Jadi, sebatas itu yang bisa kita sampaikan hingga saat ini," sambungnya.
Indonesia sendiri ini sudah mulai melakukan uji coba vaksin buatan perusahaan China, SinoVac. Selain itu, Indonesia juga akan segera mendapatkan vaksin dari Korsel, untuk dilakukan uji klinis tahap tiga di dalam negeri.
Selain bekerjasama dengan negara lain, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin buatan dalam negeri. Vaksin ini dijadwalkan akan memulai uji klinis dalam beberapa bulan ke depan. ( Baca juga: Disuntik Uji Klinis Vaksin, Indeks Terus Reli di Zona Hijau )
(esn)
Lihat Juga :