PM Israel Akan Tumbang setelah Perang Gaza Berakhir
Minggu, 18 Februari 2024 - 18:40 WIB
loading...
PM Israel Benjamin Netanyahu diprediksi akan lengser karena adanya pemberontakan di partainya. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak akan dapat mempertahankan kekuasaan setelah militer negara tersebut menyelesaikan operasinya melawan Hamas di Gaza. Demikian klaim media Ynet, mengutip sumber anonim di partai Likud yang dipimpinnya.
Di tengah meningkatnya seruan untuk mengadakan pemilihan umum lebih awal, pemimpin Israel tersebut bersikeras pada hari Sabtu bahwa sekarang “bukanlah waktunya untuk berpolitik,” dan mengisyaratkan bahwa pemungutan suara berikutnya akan dilakukan “dalam beberapa tahun.”
Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa peringkat dukungan terhadap Netanyahu dan partai Likudnya telah menurun sejak militan Hamas melakukan serangan mendadak yang mematikan ke wilayah Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.
Baca Juga: Biadab! Israel Akan Larang Warga Palestina Beribadah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan
Pada bulan Desember lalu, Institut Demokrasi Israel, mengutip hasil survei, mengklaim bahwa lebih dari dua pertiga warga Israel menginginkan pemilihan umum diadakan segera setelah permusuhan di Gaza berakhir.
Di tengah meningkatnya seruan untuk mengadakan pemilihan umum lebih awal, pemimpin Israel tersebut bersikeras pada hari Sabtu bahwa sekarang “bukanlah waktunya untuk berpolitik,” dan mengisyaratkan bahwa pemungutan suara berikutnya akan dilakukan “dalam beberapa tahun.”
Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa peringkat dukungan terhadap Netanyahu dan partai Likudnya telah menurun sejak militan Hamas melakukan serangan mendadak yang mematikan ke wilayah Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.
Baca Juga: Biadab! Israel Akan Larang Warga Palestina Beribadah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan
Pada bulan Desember lalu, Institut Demokrasi Israel, mengutip hasil survei, mengklaim bahwa lebih dari dua pertiga warga Israel menginginkan pemilihan umum diadakan segera setelah permusuhan di Gaza berakhir.
Lihat Juga :