4 Alasan Tentara Ukraina Mundur dari Avdiivka dan Memberikan Kemenangan bagi Rusia

Sabtu, 17 Februari 2024 - 21:40 WIB
loading...
4 Alasan Tentara Ukraina...
Pasukan Ukraina mengalami kekelahan besar dengan mundur dari kota Avdiivka. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Pasukan Ukraina mundur dari kota Avdiivka di bagian timur yang hancur. Demikian diungkapkan panglima militer Ukraina Oleksandr Syrskyi. Itu membuka jalan bagi kemajuan terbesar Rusia sejak mereka merebut kota Bakhmut pada Mei lalu.

Penarikan tersebut, yang diumumkan ketika Ukraina menghadapi kekurangan amunisi yang parah dan bantuan militer AS yang tertunda selama berbulan-bulan di Kongres, bertujuan untuk menyelamatkan pasukan dari pengepungan penuh oleh pasukan Rusia setelah pertempuran sengit selama berbulan-bulan, kata Kyiv.

Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi, yang mengambil alih komando militer Ukraina dalam perombakan besar pekan lalu, mengatakan pasukan Ukraina telah kembali ke posisi yang lebih aman di luar kota, yang berpenduduk 32.000 jiwa sebelum perang.

“Saya memutuskan untuk menarik unit kami dari kota dan beralih ke pertahanan dari garis yang lebih menguntungkan untuk menghindari pengepungan dan menjaga nyawa serta kesehatan prajurit,” katanya seperti dikutip dalam pernyataan angkatan bersenjata, dilansir Reuters.

Mengapa Tentara Ukraina Mundur dari Avdiivka dan Memberikan Kemenangan bagi Rusia? 4 Alasan Tentara Ukraina Mundur dari Avdiivka dan Memberikan Kemenangan bagi Rusia

1. Banyak Tentara Ukraina Ditangkap Rusia

4 Alasan Tentara Ukraina Mundur dari Avdiivka dan Memberikan Kemenangan bagi Rusia

Foto/Reuters

Hampir dua tahun sejak invasi besar-besaran Rusia, penarikan diri tersebut merupakan tanda paling jelas tentang bagaimana gelombang perang telah menguntungkan Moskow setelah serangan balasan Ukraina gagal menembus garis pertahanan Rusia tahun lalu.

"Penarikan tersebut dilakukan sesuai rencana, namun beberapa tentara Ukraina ditangkap oleh Rusia pada tahap akhir," kata Brigadir Jenderal Oleksandr Tarnavskyi, tanpa menyebutkan berapa jumlahnya.

Tarnavskyi, komandan yang mengawasi pertempuran di Avdiivka selama berbulan-bulan, mengatakan pasukan Ukraina telah mundur ke garis pertahanan kedua.
“Pada tahap akhir operasi, di bawah tekanan kekuatan musuh yang sangat besar, sejumlah prajurit Ukraina ditangkap,” tulis Tarnavskyi di Telegram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved