Tentara Pasukan Elite Israel Menolak Kembali ke Gaza

Kamis, 15 Februari 2024 - 22:01 WIB
loading...
Tentara Pasukan Elite...
Seorang tentara Israel dari Brigade Givati membawa perlengkapannya setelah kembali ke Israel dari Gaza. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Sekelompok tentara Israel di pasukan elite Brigade Givati menolak mengambil bagian dalam operasi militer di Jalur Gaza.

Mereka menuduh militer Israel mengabaikan kesejahteraan psikologis dan fisik mereka, menurut laporan Haaretz pada Rabu (14/2/2024).

Sejak tentara Israel memulai operasi daratnya di Gaza pada akhir Oktober 2023, Brigade Givati, yang beranggotakan para prajurit elit, telah berpartisipasi dalam pertempuran tersulit di daerah kantong tersebut dan kehilangan banyak pemimpin dan anggotanya.

Kondisi itu memaksa pimpinan militer Israel untuk “sementara” menarik pasukan elite itu dari medan perang di Gaza.

Saat berbincang dengan komandan lapangan, para prajurit mengaku tidak memiliki kekuatan mental untuk kembali ke medan perang dan mengaku ketakutan hal itu akan membahayakan nyawa mereka.

Surat kabar tersebut mengatakan para pemimpin militer belum memutuskan bagaimana menanggapi penolakan para tentara untuk ikut berperang di Gaza.

Data tentara Israel yang diperbarui kemarin menunjukkan 15 tentara terluka dalam periode 24 jam.
Secara total, 2.897 tentara terluka sejak 7 Oktober termasuk 437 luka berat, 761 luka sedang, dan 1.699 luka ringan.

Namun, menurut militer Israel, sebanyak 1.352 tentara terluka dalam pertempuran darat di Jalur Gaza.

Baca juga: Houthi Ancam Eskalasi Baru Jika Israel Terus Beroperasi di Gaza

Sebanyak 352 tentara masih menerima perawatan di rumah sakit, menurut sumber yang sama.

Sekitar 569 tentara telah tewas sejak 7 Oktober, termasuk 232 tentara sejak dimulainya serangan darat Israel di Jalur Gaza pada 27 Oktober 2023.

Israel telah membunuh lebih dari 28.500 warga Palestina di Jalur Gaza. Genosida rezim kolonial Zionis itu tetap berlangsung meskipun mendapat kecaman dari dunia internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved