'Invasi' Suriah, Aksi NATO Akan Berakhir dengan Memalukan

Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:42 WIB
Invasi Suriah, Aksi...
'Invasi' Suriah, Aksi NATO Akan Berakhir dengan Memalukan
A A A
MOSKOW - Jika NATO mencoba untuk terlibat langsung di Suriah, itu akan berakhir dengan kegagalan setara dengan perang Vietnam. Hal itu dikatakan penasihat kebijakan luar negeri untuk pemimpin spiritual Iran Ali Akbar Velayati. Menurutnya setiap pertempuran di wilayah itu akan menjadi rawa.

Dalam sebuah pernyataan bersama, para pemimpin NATO menyatakan sebuah gugus tugas siap dikerahkan dalam waktu singkat sebagai bagian dari komitmen aliansi untuk mendukung Turki melawan tantangan keamanan yang semakin meningkat dari selatan.

Velayati percaya itu berarti NATO sedang bersiap untuk terlibat langsung di Suriah, salah satu keputusan yang pasti mengalami kegagalan secara spektakuler.

"Mimpi-mimpi NATO dan pemimpinnya (Presiden AS Donald) Trump tidak akan pernah terwujud," kata Ali Akbar Velayati seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (14/7/2018)

"Trump dan agen NATO-nya mencoba (menggunakan) teroris terlatih untuk menggulingkan pemerintah Suriah, dan operasi itu gagal. Mereka sekarang ingin menempatkan pasukan mereka di perbatasan antara Turki dan Suriah dan bertempur langsung. Mereka tidak bisa menggulingkan pemerintahan Bashar Assad dengan provokasi, dan mereka tidak akan dapat melakukannya melalui keterlibatan langsung," tambahnya saat berbicara di Valdai Discussion Club di Rusia.

Velayati yakin NATO sedang test the water, melihat sejauh mana mereka dapat mendorong Rusia, yang telah aktif di kawasan itu, membantu Assad melawan kelompok-kelompok teroris di Suriah.

"Mereka ingin menjalankan semacam tes, untuk melihat apakah NATO dapat pergi ke tempat di mana Rusia hadir, dan melakukan sesuatu di sana. Langkah selanjutnya bisa Ukraina," ujarnya.

Mantan menteri luar negeri Iran pada 1980-1990 itu kemudian membandingkan setiap potensi keterlibatan di Suriah dengan perang Vietnam, konflik hampir 20 tahun di mana AS menginvasi Vietnam untuk menggulingkan pasukan komunis di sana, dan akhirnya dikalahkan meskipun begitu superioritas dalam hal militer.

"NATO harus tahu bahwa kehadiran mereka di wilayah itu seperti berada di rawa, dan tidak ada cara untuk keluar dari rawa kecuali melalui rasa malu. Jika mereka tidak percaya itu, biarkan mereka datang dan melihat," ujar Velayati.
(ian)
Berita Terkait
Israel Serang Suriah,...
Israel Serang Suriah, Kedubes Iran di Damaskus Terancam
Iran-Suriah Perluas...
Iran-Suriah Perluas Kerjasama Militer dan Keamanan
Iran Bangun Terowongan...
Iran Bangun Terowongan Bawah Tanah untuk Simpan Senjata di Suriah
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Iran Klaim Poros Perlawanan...
Iran Klaim Poros Perlawanan Melawan Israel Terus Berkembang di Suriah
Presiden Iran Pergi...
Presiden Iran Pergi ke Suriah untuk Rayakan Kemenangan
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
36 menit yang lalu
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
2 jam yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
3 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
4 jam yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
5 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
6 jam yang lalu
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved