alexametrics

AS Tegaskan Tak Berniat Ubah Kebijakan Militer di Afghanistan

loading...
AS Tegaskan Tak Berniat Ubah Kebijakan Militer di Afghanistan
Seorang sumber di Dewan Keamanan Nasional AS menyatakan, AS tidak berencana melakukan perubahan kebijakan, baik secara politik ataupun militer di Afghanistan. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Seorang sumber di Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) menyatakan, pihaknya tidak memiliki rencana untuk melakukan perubahan kebijakan, baik secara politik ataupun militer di Afghanistan.

"Kami tidak merencanakan tinjauan menyeluruh atas strategi inti kami, seperti yang dilakukan musim panas lalu," kata pejabat itu, mengacu pada strategi AS terbaru di Afghanistan, yang dirilis Agustus tahun lalu.

"Kami secara teratur melakukan tinjauan terhadap strategi kami untuk memeriksa keefektifannya dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan sumber daya AS sedang digunakan dengan cara yang paling efisien," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Rabu (11/7).

Dia lalu mengatakan, sekutu-sekutu dan mitra AS telah membuat peningkatan kontribusi yang signifikan dalam operasi di Afghanistan kurun waktu setahun terakhir.

Sumber itu menyebut setidaknya dua sekutu AS, yang juga sama-sama anggota NATO akan meningkatkan kontribusi mereka di Afghanistan dan berharap banyak negara lain yang mengikuti langkah dua negara yang dia tolak sebutkan tersebut.

"Kami mengharapkan sekutu dan mitra untuk menanggung bagian yang adil dari beban di Afghanistan dengan terus meningkatkan pasukan dan kontribusi keuangan. Komunitas internasional tetap berkomitmen untuk mendukung pasukan Afghanistan saat mereka bekerja untuk mendapatkan solusi di Afghanistan," ungkapnya.

"Pemerintah kami tetap berkomitmen pada strategi berbasis-kondisi. Taliban tidak bisa menunggu kami. Kami didorong oleh gencatan senjata pada Juni dan kami berdiri bersama pemerintah Afghanistan saat mereka mencari penyelesaian politik untuk mengakhiri perang," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak