Aneh, Houthi Yaman Serang Kapal Kargo yang Menuju Iran

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:36 WIB
loading...
Aneh, Houthi Yaman Serang...
Kelompok Houthi Yaman menyerang kapal kargo yang menuju Iran. Foto/Michael Schindler/VesselFinder
A A A
SANAA - Kelompok Houthi di Yaman dikenal sebagai sekutu Iran. Namun, kelompok tersebut justru menembakkan dua rudal ke arah sebuah kapal kargo yang menuju Teheran di Laut Merah, kemarin.

Menurut para pejabat militer Amerika Serikat (AS), Serangan itu menyebabkan kerusakan ringan pada kapal tetapi tidak ada korban luka.

Serangan pagi hari tersebut merupakan pertama kalinya Houthi menargetkan kapal yang menuju Iran sejak memulai serangan terhadap pelayaran internasional sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina atas perang Israel-Hamas di Gaza.

“Militan Houthi yang didukung Iran menembakkan dua rudal dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi menuju Bab al-Mandeb,” kata Komando Pusat (CENTOM) AS di X, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Houthi Yaman Kembali Serang Kapal Dagang AS dan Inggris di Laut Merah

“Kedua rudal diluncurkan ke arah MV Star Iris, kapal kargo berbendera Kepulauan Marshall milik Yunani yang transit di Laut Merah membawa jagung dari Brasil.”

“Kapal tersebut dilaporkan layak berlayar dengan kerusakan ringan dan tidak ada cedera pada awaknya,” lanjut CENTCOM.

“Sebagai catatan, tujuan MV Star Iris adalah Bandar Iman Khomeini, Iran.”

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi bahwa kapal itu milik Amerika tetapi pelacak pelayaran maritim mengatakan kapal berbendera Kepulauan Marshall itu milik Yunani.

Star Iris telah mengangkut muatan jagung dari BraSil ke Iran, menurut CENTCOM dan analisis pelacakan kapal dari kelompok data dan analisis Kpler.

“Star Iris, seperti kapalkargo lainnya yang menuju Iran, tidak menyimpang dari Laut Merah, mungkin tidak takut akan serangan dari Houthi yang didukung Iran yang dapat dianggap 'bersahabat' mengingat tujuan kapal tersebut,” kata Ishan Bhanu, pemimpin analis komoditas pertanian di Kpler.

“Dengan proyeksi 4,5 juta ton pada tahun ini, aliran dari Brasil merupakan mayoritas impor jagung Iran.”

Seorang pejabat keamanan regional mengatakan serangan itu tampaknya dirancang untuk menunjukkan bahwa Iran tidak mengendalikan kelompok Houthi dan mereka bertindak secara independen, dan bahwa kelompok Houthi telah memberi tahu Teheran sebelumnya.

Militan Houthi di Yaman, yang menguasai wilayah terpadat di negara itu, telah berulang kali menembaki kapal komersial internasional sejak pertengahan November. Sasaran mereka adalah kapal-kapal yang memiliki hubungan komersial dengan Amerika Serikat, Inggris atau Israel, kata sumber pelayaran dan asuransi.

Serangan tersebut telah mendorong beberapa perusahaan untuk menghentikan perjalanan Laut Merah dan memilih rute yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika, dan pesawat tempur AS dan Inggris telah melakukan serangan balasan di Yaman.

Kapal Star Iris


Star Iris, kapal kargo panamax berukuran besar, dikelola oleh Star Bulk Carriers yang berkantor pusat di Athena dan terdaftar di Nasdaq AS.

Juru bicara Star Bulk merujuk pertanyaan-pertanyaan media kepada koalisi pimpinan AS yang bertugas membendung serangan-serangan Houthi Yaman.

Para pejabat Iran tidak menanggapi permintaan komentar. Perdagangan komoditas pangan Iran dikecualikan dari sanksi AS.

Perusahaan keamanan maritim Inggris; Ambrey, mengatakan Star Iris dilaporkan mengalami kerusakan di sisi kanannya setelah melihat proyektil di dekat kapal 23 mil laut (43 km) timur laut Khor Angar di Djibouti dan 40 mil laut barat daya kota pelabuhan Mokha di Laut Merah Yaman.

Ambrey mengatakan kapal kargo tersebut dilaporkan menuju ke Bandar Imam Khomeini, salah satu pelabuhan terbesar di Iran dan terminal biji-bijian utama.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved