UE pada Trump: Hormati Sekutumu yang Tak Lagi Banyak

Selasa, 10 Juli 2018 - 20:13 WIB
UE pada Trump: Hormati...
UE pada Trump: Hormati Sekutumu yang Tak Lagi Banyak
A A A
BRUSSELS - Presiden Parlemen Eropa, Donald Tusk memberikan nasihat kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk lebih menghormati sekutu mereka, khususnya sekutu AS di Eropa.

Tusk menyatakan, Trump harusnya menyadari bahwa sekutu AS di Eropa saat ini sudah tidak lagi banyak. Oleh karena itu, lanjut Tusk, Trump harusnya lebih bisa menghormati dan menghargai sekutu yang tersisa.

"Amerika sayang, hargai sekutu Anda, bagaimanapun Anda tidak memiliki banyak," kata Tusk dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (10/7). Dia kemudian mengecam Trump karena hampir setiap hari mengkritik Eropa.

Hubungan AS dan Eropa, baik dengan Uni Eropa (UE) terus memburuk setiap harinya. Dengan UE, hubungan Trump memburuk setelah dia mengumumkan tarif baru untuk baja dan alumunium, yang mendapat kecaman keras dari UE.

Selain itu, hubungan keduanya juga memburuk disebabkan oleh keputusan AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran dan keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Eropa yang melakukan kerjasama dengan Iran.

Selain dengan UE, hubungan Trump dan NATO juga tidak sama baiknya. Seperti diketahui, Trump kembali melemparkan kecaman kepada NATO dan negara-negara anggota NATO, terkait dengan sumbangan kepada aliansi itu . Kecaman ini datang jelang pertemuan puncak negara-negara anggota NATO, yang rencananya digelar akhir pekan ini.

"AS menghabiskan jauh lebih banyak untuk NATO daripada negara lain mana pun. Ini tidak adil, juga tidak dapat diterima. Sementara negara-negara ini telah meningkatkankontribusi mereka sejak saya menjabat, mereka harus melakukan lebih banyak lagi. NATO jauh lebih menguntung Eropa daripada AS Oleh beberapa akun, AS membayar 90 persen anggaran NATO, dengan banyak negara hampir mendekati komitmen dua persen mereka," ucap Trump.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
1 jam yang lalu
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
2 jam yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
4 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
8 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
9 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved