Biden Marah dan Memaki Netanyahu 3 Kali, Merasa Diberi Neraka

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:31 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya oleh NBC News mengenai komentar-komentar pribadi Biden tersebut, pihak Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengatakan: “Presiden telah dengan jelas menyatakan ketidaksetujuannya dengan Perdana Menteri Netanyahu, namun ini adalah hubungan yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan saling menghormati baik secara publik maupun secara pribadi.”

Netanyahu telah berulang kali membela invasi brutal Israel di Gaza dan sebagian besar menolak seruan gencatan senjata, bahkan ketika tekanan dalam negeri semakin meningkat agar Israel merundingkan pemulangan lebih dari 100 sandera yang masih ditahan oleh Hamas.

Meskipun ada peringatan AS terhadap perluasan operasi militer, Israel memerintahkan evakuasi di Rafah pekan lalu sebagai antisipasi invasi ke kota padat penduduk tersebut. Serangan udara di Rafah telah menewaskan sedikitnya 31 warga Palestina selama akhir pekan.

Gedung Putih mengatakan Biden berbicara dengan Netanyahu pada Minggu pagi dan mengatakan kepada pemimpin Israel: "Operasi militer di Rafah tidak boleh dilanjutkan tanpa rencana yang kredibel dan dapat dilaksanakan untuk memastikan keselamatan dan dukungan bagi lebih dari satu juta orang yang berlindung di sana.”

Menurut Gedung Putih, pada panggilan telepon yang sama, Biden menegaskan kembali “tujuan bersama” Gedung Putih untuk menghilangkan ancaman Hamas dan menekankan perlunya “memanfaatkan kemajuan” yang dicapai selama negosiasi pembebasan sandera yang tersisa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved