Kekurangan Prajurit, Militer Inggris Tidak Melarang Calon Tentara yang Bertato

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Kepala Staf Umum Patrick Sanders bulan lalu mengakui bahwa angkatan bersenjata “terlalu kecil” untuk menang dalam perang, dengan hanya 184.000 tentara reguler dan sukarelawan. Pada bulan Desember, militer melaporkan jumlah personel aktif terendah sejak perang Napoleon tahun 1815.

Meskipun The Telegraph melaporkan bahwa perampingan yang sedang berlangsung adalah hasil dari arahan tahun 2021 untuk merampingkan dan memodernisasi angkatan bersenjata Inggris, veteran dan anggota parlemen Richard Foord menyalahkan perumahan pasukan di bawah standar, sementara Menteri Pertahanan Grant Shapps menunjuk pada larangan “konyol” pada menumbuhkan janggut.

Rekrutmen Angkatan Darat hanya mencapai setengah dari targetnya untuk bulan April hingga Maret pada bulan lalu, meskipun Angkatan Darat memperbarui kontraknya dengan perusahaan perekrutan Capita untuk mendatangkan tentara dan perwira baru. Bahkan para headhunter profesional pun tidak mampu memenuhi total 9.813 rekrutan mereka untuk tahun 2023-2024, hanya menarik sekitar 5.000 sejak April lalu.

Direktur pelaksana Capita Richard Holroyd baru-baru ini mengajukan keluhan kepada Komite Pemilihan Pertahanan bahwa calon anggota baru terpaksa menunggu 150 hari untuk bergabung karena persyaratan medis yang berat yang mendiskualifikasi individu dengan asma, masalah gigi, dermatitis, dan kondisi ringan lainnya, sementara mereka yang bertato harus menyerahkan foto. untuk ditinjau oleh panel penghakiman militer.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
Berita Terkini
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved