Kekurangan Prajurit, Militer Inggris Tidak Melarang Calon Tentara yang Bertato

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:39 WIB
loading...
Kekurangan Prajurit,...
Tentara Inggris kini diperbolehkan memiliki tato. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) telah mencabut larangan tato tangan bagi anggota baru dan personel saat ini.

“Sejumlah calon anggota tidak memenuhi syarat untuk bergabung dengan RAF karena memiliki tato yang bertentangan dengan kebijakan tersebut,” demikian memo itu, tanpa merinci berapa banyak yang ditolak.

“Perubahan kebijakan ini konsisten dengan kebijakan inklusi RAF, membantu memastikan bahwa kami terus mewakili masyarakat modern yang kami layani dan menyelaraskan kami dengan kebijakan Angkatan Laut dan Angkatan Darat Kerajaan Inggris,” kata juru bicara RAF kepada Forces News.

Langkah ini merupakan kebalikan dari kebijakan lama yang secara eksplisit melarang tato tangan apa pun yang tidak dapat ditutupi oleh cincin kawin. Sejak 2019, RAF juga mengizinkan tato di alis dan leher selama tidak terlihat dalam seragam dan tidak melampaui garis rambut alami.

Meskipun Angkatan Laut dan Angkatan Darat mengizinkan tato di tangan, mereka menarik garis di wajah dan leher – apa pun yang terlihat di foto paspor – dan melarang tindikan dan modifikasi yang “mengubah penampilan Anda”, seperti daun telinga yang berukuran besar. Semua cabang militer melarang tato yang bersifat cabul, ofensif, eksplisit secara seksual, kekerasan, terkait narkoba, atau politik.

Baca Juga: Siapa Kwasi Kwarteng? Politikus Kulit Hitam yang Mengguncang Perpolitikan Inggris

RAF tidak mengatakan berapa banyak rekrutan yang ditolak karena seni tubuh yang berlebihan. Militer Inggris secara keseluruhan telah gagal mencapai target perekrutan setiap tahunnya sejak tahun 2010, menurut Kementerian Pertahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Pihak Fangfang Ungkap...
Pihak Fangfang Ungkap Peluang Damai dengan Vicky Prasetyo Kian Menipis
Berita Terkini
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved