Trump Berjanji Akan Batalkan Pembatasan Senjata di AS jika Terpilih Kembali

Sabtu, 10 Februari 2024 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Pada pidatonya pada Jumat, yang merupakan pidato kedelapan Trump di hadapan massa NRA, ia mendesak para pendukungnya untuk "membanjiri" jajak pendapat pada bulan November, sebuah pengakuan bahwa ia memerlukan kondisi medan pertempuran yang ia kalahkan pada tahun 2020 jika ia ingin merebut kembali Gedung Putih.

Baca Juga: 7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia

Menjelang pidato Trump, Komite Nasional Partai Demokrat memasang papan iklan di Harrisburg mengacu pada komentar yang dibuat Trump setelah penembakan di sebuah sekolah di Iowa pada bulan Januari, ketika ia menyatakan belasungkawa sebelum mengatakan kepada para pendukungnya bahwa mereka harus "mengatasinya," dan perlu "untuk melupakannya."

“Donald Trump kepada para korban kekerasan senjata: ‘abaikan saja’,” demikian bunyi papan reklame tersebut.

Tim kampanye Biden mengadakan pembicaraan telepon pada hari Jumat dengan wartawan tentang Trump dan NRA. Salah satu pembicara adalah Maxwell Frost, seorang anggota kongres Florida berusia 27 tahun yang mengatakan dia terjun ke dunia politik untuk menghentikan penembakan di sekolah dan memberlakukan undang-undang senjata yang lebih ketat.

“Kita punya politisi Partai Republik seperti Donald Trump, yang rela berdiam diri dan menyaksikan anak-anak mati tanpa alasan, karena dia dibeli dan dibayar oleh NRA,” kata Frost.

Pidato Trump disampaikan satu hari setelah ia memenangkan kaukus pencalonan presiden dari Partai Republik di Nevada dan Kepulauan Virgin AS, semakin dekat dengan pencalonan dan kemungkinan pertarungan ulang pemilu dengan Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved