AS Akui Israel Membunuh Terlalu Banyak Warga Sipil Gaza
Jum'at, 09 Februari 2024 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
“Keluarga-keluarga di Gaza yang kelangsungan hidupnya bergantung pada pengiriman bantuan dari Israel sama seperti keluarga kami. Mereka adalah ibu dan ayah, putra dan putri, yang ingin mendapatkan penghidupan yang layak, menyekolahkan anak, dan memiliki kehidupan normal. Dan kita tidak bisa, kita tidak boleh melupakan hal itu," papar Blinken.
Blinken bersikeras bahwa AS terus menekan Israel untuk memperkuat perlindungan warga sipil. "Jumlah korban harian akibat operasi militer Israel terhadap warga sipil yang tidak bersalah masih terlalu tinggi," ujarnya.
Israel menanggapi serangan Hamas pada 7 Oktober dengan menyatakan perang terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut dan memberlakukan pengepungan total terhadap Gaza.
Dalam empat bulan pertempuran, pasukan Israel telah menewaskan hampir 28.000 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Menurut angka terbaru dari badan PBB untuk pengungsi Palestina, lebih dari seperempat penduduk Gaza menghadapi kondisi kelaparan.
Meskipun AS pada awalnya bergegas memberikan bantuan militer ke Israel dan menjanjikan dukungan untuk perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, meningkatnya jumlah korban sipil, ditambah dengan penolakan pemimpin Israel terhadap solusi dua negara dalam konflik tersebut, telah memperburuk hubungan dengan Presiden AS Joe Biden dan pemerintahan Netanyahu.
Blinken bersikeras bahwa AS terus menekan Israel untuk memperkuat perlindungan warga sipil. "Jumlah korban harian akibat operasi militer Israel terhadap warga sipil yang tidak bersalah masih terlalu tinggi," ujarnya.
Israel menanggapi serangan Hamas pada 7 Oktober dengan menyatakan perang terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut dan memberlakukan pengepungan total terhadap Gaza.
Dalam empat bulan pertempuran, pasukan Israel telah menewaskan hampir 28.000 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Menurut angka terbaru dari badan PBB untuk pengungsi Palestina, lebih dari seperempat penduduk Gaza menghadapi kondisi kelaparan.
Meskipun AS pada awalnya bergegas memberikan bantuan militer ke Israel dan menjanjikan dukungan untuk perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, meningkatnya jumlah korban sipil, ditambah dengan penolakan pemimpin Israel terhadap solusi dua negara dalam konflik tersebut, telah memperburuk hubungan dengan Presiden AS Joe Biden dan pemerintahan Netanyahu.
Lihat Juga :