Pemimpin Muda Bergaya Diktator Ini Justru Memenangkan Pemilu Presiden El Salvador

Senin, 05 Februari 2024 - 16:17 WIB
loading...
A A A
Namun beberapa analis mengatakan penahanan massal terhadap 1% populasi tidak akan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Beberapa jam sebelumnya, Bukele yang optimis mengadakan konferensi pers dan mengatakan partainya membutuhkan semua dukungan yang dapat dihimpun untuk mempertahankan perjuangan anti-geng dan terus membentuk kembali El Salvador.

“Jadi kalau kita sudah berhasil mengatasi kanker kita, dengan metastasis yang tadi gengnya, sekarang kita tinggal sembuh dan menjadi orang yang selalu kita idamkan,” kata Bukele.

Hanya sedikit yang meragukan hasil pemilu. Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar pemilih ingin memberi penghargaan kepada Bukele karena telah membinasakan kelompok kejahatan yang membuat kehidupan di El Salvador tidak dapat ditoleransi dan memicu gelombang migrasi ke Amerika Serikat.

Guadalupe Guillen, seorang penjaga toko berusia 55 tahun, hadir di pesta kemenangan dengan mengenakan tunik dan syal Arab, sebuah penghormatan terhadap warisan keluarga Palestina di Bukele.

"Kami merayakannya, berterima kasih padanya, berterima kasih kepada Tuhan, karena telah mengeluarkan kami dari masalah geng ini. Kami tidak ingin kembali ke masa lalu yang mengerikan itu," kata Guillen, yang menambahkan bahwa dia tidak lagi membayar USD300 dalam bentuk pemerasan kepada geng-geng tersebut setiap hari.

“Demokrasi tidak dalam bahaya karena seluruh rakyat telah memilih dia,” kata Guillen, menggemakan sikap pemerintah mengenai kekhawatiran negara-negara Barat akan pergeseran otoriter di bawah Bukele.

Kandidat FMLN dan ARENA, dua partai yang saling bergantian kekuasaan hingga tahun 2019, diperkirakan akan menerima dukungan satu digit karena para pemilih sekali lagi menolak partai tradisional yang pemerintahannya diwarnai dengan kekerasan dan korupsi selama beberapa dekade.

Seorang politisi yang sering bertengkar dengan para pemimpin asing dan kritikus di media sosial, Bukele mulai berkuasa pada tahun 2019 dengan mengalahkan partai-partai tradisional dengan janjinya untuk menghilangkan kekerasan geng dan memulihkan ekonomi yang stagnan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Jangan Sebut...
Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Siapa Jose Antonio Kast?...
Siapa Jose Antonio Kast? Presiden Terpilih Cile yang Memiliki Ikatan Darah dengan Nazi Jerman
6 Diktator yang Mencoba...
6 Diktator yang Mencoba Menulis Ulang Masa Kecil Mereka Sendiri
Undang-undang AS Tak...
Undang-undang AS Tak Izinkan Pencapresan Ketiga Kali, Trump: Sayang Sekali
Siapa Lee Jae-myung?...
Siapa Lee Jae-myung? Dulu Pekerja Pabrik Miskin, Kini akan Jadi Presiden Korea Selatan
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved