Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?

Kamis, 01 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Hal ini juga menciptakan ketentuan di mana tersangka dapat dikirim untuk diadili di Tiongkok daratan, di mana pengadilan berada di bawah kendali Partai Komunis yang berkuasa.

Undang-undang tahun 2020 menyoroti perlunya Hong Kong untuk melanjutkan upayanya dalam menerapkan Pasal 23, sehingga menciptakan undang-undang lokal. Pejabat senior Hong Kong mengatakan perlunya mengisi lubang hukum, terutama untuk menangani apa yang mereka gambarkan sebagai “perlawanan lunak” setelah tahun 2019, dan pengendalian internet.

Kepala keamanan Chris Tang telah berulang kali mengatakan pemerintah memerlukan alat yang lebih baik untuk menangani spionase dan aktivitas agen asing di kota tersebut.

3. Berdampak pada Pengendalian di Internet

Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?

Foto/Reuters

Melansir Rueters, dunia usaha termasuk bank asing, hedge fund dan operasi penelitian swasta, serta diplomat dan akademisi mengamati perkembangan ini dengan cermat. Beberapa orang khawatir bahwa RUU tersebut dapat menyebabkan pengendalian di internet atau berdampak pada pengoperasian data.

Dokumen konsultasi memang menciptakan pelanggaran sabotase baru berupa penggunaan komputer atau sistem elektronik secara tidak sah untuk membahayakan keamanan nasional.

Penelitian terhadap politik, ekonomi, dan militer China serta investigasi uji tuntas terhadap individu dan perusahaan di daratan China – yang biasanya dilakukan oleh beberapa perusahaan dan akademisi Hong Kong – dapat menyimpang ke dalam bidang kerahasiaan negara, menurut beberapa pihak.

Dokumen konsultasi tersebut menetapkan daftar rahasia negara di Hong Kong, termasuk rahasia ekonomi, ilmu pengetahuan, diplomatik dan sosial, namun dikatakan bahwa jika digolongkan seperti itu maka rahasia tersebut akan membahayakan keamanan nasional jika diungkapkan.

Simon Young, seorang profesor di fakultas hukum Universitas Hong Kong, mengatakan meskipun masih banyak hal yang belum diketahui, ia berpendapat bahwa undang-undang tersebut pada akhirnya akan mengadopsi definisi yang luas baik untuk organisasi politik asing maupun agen asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Ganas! Gelombang Panas...
Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 
Rekomendasi
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved