Kecewa Partai Buruh Dukung Israel di Gaza, Muslim Siap Guncang Politik Inggris

Kamis, 01 Februari 2024 - 18:30 WIB
loading...
A A A

Topengnya Terlepas


Juru bicara TMV mengatakan kepada MEE bahwa, “Topeng Partai Buruh telah terlepas dan kebusukan kepentingan politik telah terungkap. Kita tidak dapat mengabaikan hal itu.”

“Mereka telah melakukan perhitungan yang suram bahwa mereka mampu mendukung genosida dan kehilangan suara Muslim namun tetap menang,” tegas juru bicara TMV.

Dia menambahkan, “Orang-orang yang terlibat dalam TMV adalah orang-orang yang serius, mereka berada di sini untuk jangka panjang, dan mereka tidak mungkin terpengaruh oleh kesepakatan sistem back-office Baradari yang korup seperti dulu." Baradari adalah istilah Asia Selatan untuk politik klan.

MEE juga berbicara dengan Muhammad Jalal, dosen politik dan pembawa acara podcast The Thinking Muslim, yang telah mendukung The Muslim Vote secara tidak resmi dan berbicara dengan para aktivis di seluruh negeri.

Berbicara kepada MEE dalam kapasitas pribadinya, dia mengatakan, “Kekhawatiran kepemimpinan Partai Buruh mengenai suara Muslim muncul dari keputusasaan, dan ada banyak konstituen di mana suara Muslim bisa mendapatkan kursi."

Jalal menggambarkan, “TMV sebagai sarana untuk menyatukan suara umat Islam dan menunjukkan kekuatan kolektif kita."

Perkembangan ini terjadi ketika salah satu anggota parlemen Partai Buruh, Menteri Kesehatan Bayangan Wes Streeting, menghadapi tantangan dari kandidat independen Inggris-Palestina Leanne Mohamad untuk kursinya di London timur, yang memiliki populasi Muslim sebesar 31,3%.

Streeting berulang kali menolak seruan gencatan senjata dan menegaskan hak Israel untuk membela diri.

Namun pada Selasa dia mengatakan kepada Andrew Marr dari LBC bahwa, “Inggris mempunyai tanggung jawab untuk mengakui negara Palestina dan perlu bekerja di sekitar pemerintah Israel karena mereka telah menunjukkan bahwa mereka bukan mitra perdamaian.”

Banyak orang di internet menafsirkan komentarnya sebagai bukti meningkatnya kekhawatiran Partai Buruh atas kehilangan pemilih Muslim.

Hal ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri David Cameron mengatakan pada Selasa bahwa Inggris akan mempertimbangkan mengakui negara Palestina.

Posisi ini sangat kontras dengan komentar yang dibuat Pemimpin Partai Buruh Starmer pada tanggal 16 Januari, di mana dia membatalkan janji Partai Buruh untuk mengakui negara Palestina secara sepihak dan mengatakan hal tersebut hanya dapat dilakukan sebagai bagian dari solusi dua negara.

Di daerah pemilihan Tower Hamlets di London timur, pengacara Tasnime Akunjee mengumumkan bahwa dia berencana menentang anggota parlemen Partai Buruh Rushanara Ali, yang tidak memilih gencatan senjata di Parlemen.

Dukungan untuk Corbyn


Dukungan terhadap Partai Buruh terhadap Muslim turun secara signifikan pada tahun 2004 akibat perang Irak, dan meningkat lagi pada tahun 2015, ketika 64% umat Islam memilih Partai Buruh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved