Israel Disebut Bakal Biarkan Panglima Militer Hamas Mohammed Deif Pergi ke Arab Saudi
Kamis, 01 Februari 2024 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
“Orang-orang Hamas di Gaza tidak akan pergi, karena mereka mungkin lebih memilih mati sebagai martir," kata seorang pejabat senior Arab kepada media tersebut.
Selain itu, para pemimpin Hamas tahu bahwa Israel pada akhirnya bisa memburu dan membunuh mereka di mana pun mereka berlindung.
Kepala Mossad—badan intelijen Israel—David Barnea berjanji awal bulan ini untuk membalas dendam pada semua orang yang terlibat dalam serangan 7 Oktober. “Di mana pun mereka berada," katanya.
Hampir 27.000 warga Gaza telah terbunuh sejak perang Israel-Hamas pecah di Gaza.
Perang itu dimulai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober menewaskan lebih dari 1.100 orang di Israel, dan ratusan lainnya dibawa ke Gaza sebagai sandera. Sebagian besar korban di kedua belah pihak adalah warga sipil.
Selain itu, para pemimpin Hamas tahu bahwa Israel pada akhirnya bisa memburu dan membunuh mereka di mana pun mereka berlindung.
Kepala Mossad—badan intelijen Israel—David Barnea berjanji awal bulan ini untuk membalas dendam pada semua orang yang terlibat dalam serangan 7 Oktober. “Di mana pun mereka berada," katanya.
Hampir 27.000 warga Gaza telah terbunuh sejak perang Israel-Hamas pecah di Gaza.
Perang itu dimulai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober menewaskan lebih dari 1.100 orang di Israel, dan ratusan lainnya dibawa ke Gaza sebagai sandera. Sebagian besar korban di kedua belah pihak adalah warga sipil.
(mas)
Lihat Juga :