Politikus Keturunan Arab di Parlemen Israel Ajukan Mosi Tidak Percaya kepada PM Netanyahu
Senin, 29 Januari 2024 - 16:57 WIB
loading...
PM Israel Benjamin Netanyahu hendak dimakzulkan. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Politikus keturunan Arab di parlemen Israel yang dikenal dengan Knesset mengupayakan mosi tidak percaya pada pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.
Dalam sebuah pernyataan, Gerakan Pembaruan Arab, yang dikenal sebagai Ta'al, mengatakan mereka akan mengajukan proposal pada hari Senin untuk mosi tidak percaya pada pemerintahan Netanyahu.
Menurut pernyataan tersebut, proposal tersebut akan menyerukan diakhirinya perang Gaza, mencapai kesepakatan pertukaran sandera, dan meluncurkan jalur politik untuk perdamaian.
“Pemerintah Netanyahu menghalangi tercapainya kesepakatan untuk mengembalikan sandera dan tahanan sebagai bagian dari proses pertukaran tahanan, karena kelanjutan perang berkontribusi pada kelangsungan hidup mereka,” demikian isi proposal tersebut, dilansir Anadolu.
“Tidak ada alternatif selain mengakhiri perang untuk memulai jalur politik baru menuju perjanjian perdamaian yang adil,” katanya.
Baca Juga: Hamas Kecam Rencana Israel Hendak Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Dibutuhkan 61 suara dari 120 kursi di Knesset agar mosi tidak percaya dapat disahkan.
Dalam sebuah pernyataan, Gerakan Pembaruan Arab, yang dikenal sebagai Ta'al, mengatakan mereka akan mengajukan proposal pada hari Senin untuk mosi tidak percaya pada pemerintahan Netanyahu.
Menurut pernyataan tersebut, proposal tersebut akan menyerukan diakhirinya perang Gaza, mencapai kesepakatan pertukaran sandera, dan meluncurkan jalur politik untuk perdamaian.
“Pemerintah Netanyahu menghalangi tercapainya kesepakatan untuk mengembalikan sandera dan tahanan sebagai bagian dari proses pertukaran tahanan, karena kelanjutan perang berkontribusi pada kelangsungan hidup mereka,” demikian isi proposal tersebut, dilansir Anadolu.
“Tidak ada alternatif selain mengakhiri perang untuk memulai jalur politik baru menuju perjanjian perdamaian yang adil,” katanya.
Baca Juga: Hamas Kecam Rencana Israel Hendak Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Dibutuhkan 61 suara dari 120 kursi di Knesset agar mosi tidak percaya dapat disahkan.
Lihat Juga :