4 Alasan Sekutu Israel Menghentikan Bantuan untuk Lembaga PBB untuk Palestina (UNRWA)
Senin, 29 Januari 2024 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
“Pesan saya kepada dunia Arab, khususnya negara-negara Teluk, di mana Anda berada? Karena mereka menghasilkan miliaran dolar setiap hari dari pendapatan minyak. Sebagian kecil dari pendapatan minyak tersebut akan membuat masalah keuangan UNRWA hilang dalam sekejap. Kesenjangan yang tidak masuk akal yang ditimbulkan oleh negara-negara Barat ini akan segera terisi,” kata Gunness kepada Al Jazeera.
“Beberapa orang yang paling putus asa di Timur Tengah kini menghadapi kelaparan, dan negara-negara Arab perlu mengambil tindakan untuk mengatasi hal ini.”
Baca Juga: Tekanan Politik ke Presiden Joe Biden Menguat, Akankah AS Menyerang Iran?
![4 Alasan Sekutu Israel Menghentikan Bantuan untuk Lembaga PBB untuk Palestina (UNRWA)]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA mengatakan pada hari Jumat bahwa pihak berwenang Israel telah memberikan informasi kepada badan tersebut tentang dugaan keterlibatan beberapa pegawai UNRWA dalam serangan 7 Oktober.
Lazzarini, ketua UNRWA, mengatakan bahwa dia segera memutuskan kontrak para anggota staf ini dan meluncurkan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran tanpa penundaan.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya sangat terganggu dengan tuduhan yang ditujukan kepada 12 pegawai UNRWA tersebut.
Badan PBB tersebut telah lama mendapat serangan dari Israel. Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz meminta Lazzarini untuk mundur dari jabatannya.
“Lazzarini harap mengundurkan diri,” tulis Katz di platform media sosial X sebagai tanggapan atas peringatan ketua UNRWA mengenai konsekuensi pemotongan dana.
Gunness, mantan juru bicara UNRWA, mengatakan ada “serangan politik terkoordinasi” terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina.
“Israel mengatakan mereka tidak bisa memenangkan perang di Gaza kecuali UNRWA dibubarkan. Jadi sinyal lebih jelas apa yang Anda inginkan?” katanya kepada Al Jazeera pada hari Minggu.
![4 Alasan Sekutu Israel Menghentikan Bantuan untuk Lembaga PBB untuk Palestina (UNRWA)]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA adalah aktor kemanusiaan terbesar di Gaza dan sekitar 3.000 staf intinya dari 13.000 staf di Gaza terus melapor untuk bekerja meskipun terjadi perang, menurut badan tersebut.
Lazzarini dari UNRWA mengatakan dua juta orang dari sekitar 2,3 juta penduduk di Gaza bergantung pada operasi kemanusiaan yang dilakukan badan tersebut.
“Saya terkejut keputusan seperti itu diambil berdasarkan dugaan perilaku beberapa individu dan seiring dengan berlanjutnya perang, kebutuhan semakin besar dan kelaparan pun terjadi,” kata ketua UNRWA di X.
“Beberapa orang yang paling putus asa di Timur Tengah kini menghadapi kelaparan, dan negara-negara Arab perlu mengambil tindakan untuk mengatasi hal ini.”
Baca Juga: Tekanan Politik ke Presiden Joe Biden Menguat, Akankah AS Menyerang Iran?
2. Keterlibatan Pegawai UNRWA dalam Serangan 7 Oktober

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA mengatakan pada hari Jumat bahwa pihak berwenang Israel telah memberikan informasi kepada badan tersebut tentang dugaan keterlibatan beberapa pegawai UNRWA dalam serangan 7 Oktober.
Lazzarini, ketua UNRWA, mengatakan bahwa dia segera memutuskan kontrak para anggota staf ini dan meluncurkan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran tanpa penundaan.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya sangat terganggu dengan tuduhan yang ditujukan kepada 12 pegawai UNRWA tersebut.
Badan PBB tersebut telah lama mendapat serangan dari Israel. Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz meminta Lazzarini untuk mundur dari jabatannya.
“Lazzarini harap mengundurkan diri,” tulis Katz di platform media sosial X sebagai tanggapan atas peringatan ketua UNRWA mengenai konsekuensi pemotongan dana.
Gunness, mantan juru bicara UNRWA, mengatakan ada “serangan politik terkoordinasi” terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina.
“Israel mengatakan mereka tidak bisa memenangkan perang di Gaza kecuali UNRWA dibubarkan. Jadi sinyal lebih jelas apa yang Anda inginkan?” katanya kepada Al Jazeera pada hari Minggu.
3. Aktor Kemanusiaan Terbesar di Gaza

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA adalah aktor kemanusiaan terbesar di Gaza dan sekitar 3.000 staf intinya dari 13.000 staf di Gaza terus melapor untuk bekerja meskipun terjadi perang, menurut badan tersebut.
Lazzarini dari UNRWA mengatakan dua juta orang dari sekitar 2,3 juta penduduk di Gaza bergantung pada operasi kemanusiaan yang dilakukan badan tersebut.
“Saya terkejut keputusan seperti itu diambil berdasarkan dugaan perilaku beberapa individu dan seiring dengan berlanjutnya perang, kebutuhan semakin besar dan kelaparan pun terjadi,” kata ketua UNRWA di X.
Lihat Juga :