Pengamanan Gedung Putih Dipertanyakan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Gedung Putih memiliki pengamanan yang berlapis dan fasilitas paling aman di AS . Semua kaca di Gedung Putih tahan terhadap tembakan peluru. Namun, kaca jendela itu tampak seperti kaca pada umumnya. Seperti serangan terhadap Gedung Putih pada November 2011, tidak ada satu pun peluru yang mampu menembus jendela.
Gedung Putih memiliki sensor inframerah yang mampu mendeteksi setiap ancaman, bukan hanya di darat, tetapi juga di bagian atas Gedung Putih. Selain itu, Washington merupakan zona larangan terbang. Pesawat yang terbang tanpa memberikan laporan akan langsung mendapatkan peringatan. Jika pesawat yang berani terbang tanpa ada pemberitahuan, maka misil siap ditembakkan. Sejak Januari 2015, Gedung Putih juga dilengkapi pesawat nirawak yang mendeteksi ancaman.
Insiden upaya penyusupan terhadap Gedung Putih terjadi kemarin. Itu terjadi saat konferensi pers Trump bersama dengan para jurnalis. Seluruh jurnalis di ruangan konferensi pers bertanya-tanya ketika Trump dibawa keluar saat dia sedang menyampaikan keterangan. Seorang pengawal dari Secret Service tiba-tiba menyelak ucapan Trump dan berbisik, "Pak, bisakah Anda ikut dengan saya?" Trump terdengar mengatakan "Oh!" dan "Apa yang terjadi?" selagi keluar dari ruangan, diikuti para stafnya—termasuk Menteri Keuangan Steve Mnuchin serta Direktur Lembaga Manajemen dan Anggaran Russ Vought. (Baca juga: Korban Pakai Baju Seksi, Remaja di Bintaro Batal Merampok Malah Memperkosa)
Secret Service (USSS) menyatakan Secret Service dapat mengonfirmasi ada seorang petugas yang terlibat dalam penembakan di 17th Street and Pennsylvania Ave. Lokasi itu berjarak satu blok dari Gedung Putih. "seorang pria dan seorang petugas USSS dibawa ke rumah sakit setempat. "Dalam insiden ini kompleks Gedung Putih tidak diterobos dan orang-orang yang dilindungi tidak dalam bahaya,” demikian keterangan Secret Service.
Sementara itu, di luar Gedung Putih, sejumlah petugas Secret Service yang berseragam serba hitam dan bersenjata senapan otomatis terlihat berlarian di pekarangan Gedung Putih dan mengambil posisi di balik pohon. Fox News melaporkan, tim kamera di luar Gedung Putih, dua suara tembakan terdengar. Dinas Pemadam Kebakaran mengatakan seorang pria mengalami cedera serius bahkan mungkin kritis. Aparat sedang menyelidiki apakah individu tersebut punya latar belakang gangguan jiwa.
Pintu menuju ruang konferensi pers sempat dikunci sebelum Trump diamankan petugas ke ruangan lain. Menurut Trump, tidak ada orang lain yang terluka dalam insiden itu. Dia juga memuji Paspampres yang bertindak cepat dan berharap detail insiden dapat segera disampaikan.
Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Russ Vought dan Treasury Secretary Steven Mnuchin juga diamankan dari ruang konferensi pers. Mereka semua dibawa menuju Oval Office, dekat ruangan press briefing di gedung West Wing dan berada dalam kondisi aman.
Gedung Putih memiliki sensor inframerah yang mampu mendeteksi setiap ancaman, bukan hanya di darat, tetapi juga di bagian atas Gedung Putih. Selain itu, Washington merupakan zona larangan terbang. Pesawat yang terbang tanpa memberikan laporan akan langsung mendapatkan peringatan. Jika pesawat yang berani terbang tanpa ada pemberitahuan, maka misil siap ditembakkan. Sejak Januari 2015, Gedung Putih juga dilengkapi pesawat nirawak yang mendeteksi ancaman.
Insiden upaya penyusupan terhadap Gedung Putih terjadi kemarin. Itu terjadi saat konferensi pers Trump bersama dengan para jurnalis. Seluruh jurnalis di ruangan konferensi pers bertanya-tanya ketika Trump dibawa keluar saat dia sedang menyampaikan keterangan. Seorang pengawal dari Secret Service tiba-tiba menyelak ucapan Trump dan berbisik, "Pak, bisakah Anda ikut dengan saya?" Trump terdengar mengatakan "Oh!" dan "Apa yang terjadi?" selagi keluar dari ruangan, diikuti para stafnya—termasuk Menteri Keuangan Steve Mnuchin serta Direktur Lembaga Manajemen dan Anggaran Russ Vought. (Baca juga: Korban Pakai Baju Seksi, Remaja di Bintaro Batal Merampok Malah Memperkosa)
Secret Service (USSS) menyatakan Secret Service dapat mengonfirmasi ada seorang petugas yang terlibat dalam penembakan di 17th Street and Pennsylvania Ave. Lokasi itu berjarak satu blok dari Gedung Putih. "seorang pria dan seorang petugas USSS dibawa ke rumah sakit setempat. "Dalam insiden ini kompleks Gedung Putih tidak diterobos dan orang-orang yang dilindungi tidak dalam bahaya,” demikian keterangan Secret Service.
Sementara itu, di luar Gedung Putih, sejumlah petugas Secret Service yang berseragam serba hitam dan bersenjata senapan otomatis terlihat berlarian di pekarangan Gedung Putih dan mengambil posisi di balik pohon. Fox News melaporkan, tim kamera di luar Gedung Putih, dua suara tembakan terdengar. Dinas Pemadam Kebakaran mengatakan seorang pria mengalami cedera serius bahkan mungkin kritis. Aparat sedang menyelidiki apakah individu tersebut punya latar belakang gangguan jiwa.
Pintu menuju ruang konferensi pers sempat dikunci sebelum Trump diamankan petugas ke ruangan lain. Menurut Trump, tidak ada orang lain yang terluka dalam insiden itu. Dia juga memuji Paspampres yang bertindak cepat dan berharap detail insiden dapat segera disampaikan.
Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Russ Vought dan Treasury Secretary Steven Mnuchin juga diamankan dari ruang konferensi pers. Mereka semua dibawa menuju Oval Office, dekat ruangan press briefing di gedung West Wing dan berada dalam kondisi aman.
Lihat Juga :