3 Keuntungan Houthi dalam Perang Melawan AS dan Israel

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:16 WIB
loading...
3 Keuntungan Houthi...
Houthi memiliki banyak keuntungan dalam perang melawan AS dan Israel. Foto/Reuters
A A A
SANAA - Dalam hal kekuatan militer, AS dan sekutunya seharusnya tidak memiliki masalah dalam menghancurkan kelompok Houthi yang menyerang kapal kargo di Laut Merah.

Namun ketika rudal Houthi terus mengganggu rute pengiriman dan rantai pasokan global, Amerika menyadari bahwa hanya ada sedikit pilihan yang baik untuk menghentikan Houthi. Serangan berulang kali yang dilakukan pasukan AS dan Inggris – termasuk menenggelamkan beberapa kapal Houthi – tampaknya tidak menghalangi gerakan Houthi, kelompok pemberontak Syiah di Yaman, salah satu negara termiskin di dunia yang dilanda perang.

Houthi bukanlah kekuatan militer yang besar, namun mereka tidak perlu menjadi kekuatan militer. Mereka menikmati tiga keuntungan yang memperbesar kemampuan mereka untuk menciptakan kekacauan dan menyulitkan Barat untuk menghentikannya.

3 Keuntungan Houthi dalam Perang Melawan AS dan Israel

1. Geografi

3 Keuntungan Houthi dalam Perang Melawan AS dan Israel

Foto/Reuters

Melansir Insider, alam telah menetapkan bahwa jalan pintas terbaik bagi kapal yang melakukan perjalanan antara Eropa atau pantai timur Amerika menuju India dan Asia Timur adalah Terusan Suez di Mesir, yang menghubungkan Laut Mediterania dan Samudera Hindia.

Itu sebabnya negara-negara berjuang mati-matian untuk menguasai jalur air pada Perang Dunia Pertama dan Kedua. Diperkirakan sebanyak 15% perdagangan dunia dan 20% hingga 30% kargo yang tiba di pelabuhan pantai timur AS melewati Terusan Suez sepanjang 120 mil.

Kanal ini selalu rentan, terbukti ketika kapal kontainer raksasa Ever Give kandas pada tahun 2021, sehingga mengganggu perdagangan global selama berminggu-minggu. Namun masalahnya saat ini bukanlah Terusan Suez itu sendiri, melainkan ancaman yang dihadapi kapal-kapal yang melintasi Laut Merah dan selat Bab el Mandeb (“gerbang air mata” dalam bahasa Arab), yang dibatasi oleh Eritrea dan Djibouti di sebelah barat. dan Yaman di timur.

Bab el Mandeb hanya memiliki panjang 70 mil dan lebar 20 mil, berada dalam jangkauan rudal anti-kapal darat, drone, dan bahkan howitzer yang menembakkan peluru jarak jauh. Tidak seperti kebanyakan jalan raya, tidak ada jalan pintas jika selat tersebut diblokir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Berita Terkini
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved