Bulan Depan Terima Jet F-35, Inggris Yakin Bakal Diintai Rusia

Kamis, 17 Mei 2018 - 00:18 WIB
Bulan Depan Terima Jet...
Bulan Depan Terima Jet F-35, Inggris Yakin Bakal Diintai Rusia
A A A
LONDON - Batch pertama jet tempur F-35 akan diterima Inggris dari Amerika Serikat (AS) pada bulan depan. Militer negara itu yakin dengan kehadiran jet-jet tempur generasi kelima tersebut akan membuat Rusia terus mengintai London.

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengatakan jet tempur yang merupakan bagian dari investasi 9,1 miliar poundsterling akan mendarat di pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) di Norfolk pada bulan depan.

Pesawat-pesawat tempur supersonik pesanan Inggris itu masih berada di AS dan akan dioperasikan RAF dan Angkatan Laut Inggris.

Komandan Lightning Force, Komodor David Bradshaw, mengatakan akan menjadi momen sangat penting ketika jet-jet tempur F-35 mendarat di pantai Inggris.

Rusia dan Inggris telah berseteru terkait serangan racun terhadap mantan agen ganda Kremlin di Salisbury dan dugaan serangan kimia oleh rezim Suriah pada rakyatnya sendiri. Dalam krisis Suriah, Moskow merupakan sekutu Damaskus.

"Saya yakin mereka mengawasi dengan penuh minat, F-35 adalah program yang sangat besar," kata Bradshaw, yang menambahkan lebih dari 3.000 pesawat F-35 sedang dibangun.

Menurut Bradshaw, Rusia akan mengawasi Inggris dan sekutu-sekutu NATO-nya karena mengoperasikan pesawat produksi Lockheed Martin tersebut. Beberapa negara NATO lain yang akan mengoperasikan di antaranya Norwegia, Denmark, Belanda, Italia dan Australia. "Rusia akan mengawasi kita," ujarnya.

"Tetapi, mereka akan mengawasi banyak orang lain juga. Jelas peningkatan kemampuan di AS adalah faktor yang signifikan juga," imbuh dia.

"Saya akan tertarik untuk mengetahui apakah mereka akan menonton kami dengan pandangan khusus, tetapi jelas peningkatan kemampuan yang dibawa F-35 adalah momen fundamental bagi kita semua."

Inggris memulai program senilai 9,1 miliar poundsterling untuk membeli 48 unit F-35 pada 2025.

Menteri Pertahanan Gavin Williamson mengatakan itu F-35 cocok untuk armada baru untuk skuadron Dambusters, skuadron yang terkenal dalam serangan di Perang Dunia II.

"Jika Anda berpikir tentang apa yang dilakukan Dambusters 75 tahun yang lalu mereka menggunakan teknologi yang sangat canggih untuk dapat melakukan pekerjaan yang diminta untuk mereka lakukan," katanya, yang dikutip Daily Star, Kamis (17/5/2018).

"Jika Anda berpikir tentang skuadron modern 617, kita akan memberi mereka yang terbaik dari teknologi, teknologi yang paling canggih, yang terbaik dan pesawat paling canggih di seluruh dunia dan itu cocok bahwa mereka yang memiliki seperti jet yang luar biasa dan membawa nama skuadron tersebut," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Putin Bongkar Masalah...
Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat
Pecah Kongsi dengan...
Pecah Kongsi dengan AS? 4 Strategi Inggris untuk Bersiap Menghadapi Rusia dan China
Situasi Ukraina Makin...
Situasi Ukraina Makin Genting, Menlu Inggris Segera Terbang ke Rusia
Eks PM Inggris Tegaskan...
Eks PM Inggris Tegaskan Tidak Ada Alternatif NATO
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
30 menit yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
2 jam yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
2 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
3 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
4 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved