Deretan Sekutu Pakistan yang Saling Bermusuhan
Rabu, 24 Januari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Hubungan antara Turki dan Arab Saudi jatuh ke titik terendah baru setelah Riyadh memulai pengepungan terhadap sekutu utama Turki, Qatar, pada tahun 2017 dan pembunuhan pembangkang Saudi Jamal Khashoggi di konsulat kerajaan di Istanbul.
![Deretan Sekutu Pakistan yang Saling Bermusuhan]()
Foto/Reuters
Berdasarkan penelitian Quincy Institute For Responsible Statcraft menunjukkan hubungan AS-Pakistan sering digambarkan secara negatif di kalangan anggota parlemen, media, dan masyarakat umum di kedua negara, dengan fokus pada kebencian dan disfungsi timbal balik. Hubungan awal ini dibebani oleh harapan yang tidak sesuai mengenai dukungan dalam konflik dengan India.
Prioritas yang berbeda sejak awal keterlibatan AS di Afghanistan pada tahun 1980an semakin memperburuk hubungan kedua negara. Amerika Serikat juga memberikan sanksi kepada Pakistan dan India karena mengembangkan senjata nuklir, yang mempunyai dampak berbeda terhadap Pakistan, sehingga menyebabkan ketegangan yang berkelanjutan.
Masyarakat Pakistan sering kali membenci apa yang mereka pandang sebagai penggunaan negara tersebut oleh Washington sebagai “negara garis depan” baik dalam Perang Dingin maupun Perang Melawan Teror, yang telah memakan puluhan ribu nyawa, namun kemudian diabaikan.
![Deretan Sekutu Pakistan yang Saling Bermusuhan]()
Foto/Reuters
Hubungan Pakistan dengan Rusia, terutama setelah pecahnya perang Rusia-Ukraina, memerlukan analisis yang serius, namun tidak berkaitan dengan apakah hubungan tersebut mempunyai potensi atau harus ditingkatkan atau diturunkan. Sebaliknya, penting untuk menilai hubungan apa adanya tanpa membesar-besarkan atau menurunkan aspek apa pun.
Seperti yang terlihat dalam “Konsep Kebijakan Luar Negeri Federasi Rusia,” yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia pada awal tahun 2023, Pakistan tidak masuk atau bahkan disebutkan secara terhormat dalam daftar prinsip-prinsip dasar, tujuan strategis, dan tujuan utama. , dan bidang prioritas kebijakan luar negeri Rusia.
"Tentu saja, ada banyak orang yang akan mengutip contoh-contoh perjanjian perdagangan dan investasi sebelumnya, proyek-proyek yang sudah lama disetujui, dan keterlibatan militer antara kedua negara. Dan mereka tidak salah; unsur-unsur hubungan Pakistan-Rusia ini memang ada. Oleh karena itu, hubungan harus dinilai berdasarkan kualitas dan kuantitas interaksi, keterlibatan, dan tujuan bersama," kata Muhammad Sarmad Zia, pakar geopolitik Pakistan, dilansir The Diplomat.
4. Amerika Serikat

Foto/Reuters
Berdasarkan penelitian Quincy Institute For Responsible Statcraft menunjukkan hubungan AS-Pakistan sering digambarkan secara negatif di kalangan anggota parlemen, media, dan masyarakat umum di kedua negara, dengan fokus pada kebencian dan disfungsi timbal balik. Hubungan awal ini dibebani oleh harapan yang tidak sesuai mengenai dukungan dalam konflik dengan India.
Prioritas yang berbeda sejak awal keterlibatan AS di Afghanistan pada tahun 1980an semakin memperburuk hubungan kedua negara. Amerika Serikat juga memberikan sanksi kepada Pakistan dan India karena mengembangkan senjata nuklir, yang mempunyai dampak berbeda terhadap Pakistan, sehingga menyebabkan ketegangan yang berkelanjutan.
Masyarakat Pakistan sering kali membenci apa yang mereka pandang sebagai penggunaan negara tersebut oleh Washington sebagai “negara garis depan” baik dalam Perang Dingin maupun Perang Melawan Teror, yang telah memakan puluhan ribu nyawa, namun kemudian diabaikan.
5. Rusia

Foto/Reuters
Hubungan Pakistan dengan Rusia, terutama setelah pecahnya perang Rusia-Ukraina, memerlukan analisis yang serius, namun tidak berkaitan dengan apakah hubungan tersebut mempunyai potensi atau harus ditingkatkan atau diturunkan. Sebaliknya, penting untuk menilai hubungan apa adanya tanpa membesar-besarkan atau menurunkan aspek apa pun.
Seperti yang terlihat dalam “Konsep Kebijakan Luar Negeri Federasi Rusia,” yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia pada awal tahun 2023, Pakistan tidak masuk atau bahkan disebutkan secara terhormat dalam daftar prinsip-prinsip dasar, tujuan strategis, dan tujuan utama. , dan bidang prioritas kebijakan luar negeri Rusia.
"Tentu saja, ada banyak orang yang akan mengutip contoh-contoh perjanjian perdagangan dan investasi sebelumnya, proyek-proyek yang sudah lama disetujui, dan keterlibatan militer antara kedua negara. Dan mereka tidak salah; unsur-unsur hubungan Pakistan-Rusia ini memang ada. Oleh karena itu, hubungan harus dinilai berdasarkan kualitas dan kuantitas interaksi, keterlibatan, dan tujuan bersama," kata Muhammad Sarmad Zia, pakar geopolitik Pakistan, dilansir The Diplomat.
(ahm)
Lihat Juga :