Setelah 20 Bulan Tertunda, Turki Setujui Swedia Jadi Anggota NATO

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:56 WIB
loading...
Setelah 20 Bulan Tertunda,...
Turki menyepakati Swedia menjadi anggota NATO. Foto/Reuters
A A A
ANKARA - Parlemen Turki meratifikasi upaya Swedia untuk menjadi anggota NATO pada Selasa (23/1/2024), mengatasi rintangan terbesar yang tersisa untuk memperluas aliansi militer Barat setelah penundaan selama 20 bulan.

Majelis umum Turki, yang mayoritas dikuasai oleh aliansi Presiden Tayyip Erdogan, memberikan suara 287-55 untuk menyetujui permohonan yang pertama kali diajukan Swedia pada tahun 2022 untuk meningkatkan keamanannya sebagai tanggapan terhadap invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.

Semua anggota NATO harus menyetujui permohonan dari negara-negara yang ingin bergabung dengan aliansi tersebut. Ketika Swedia dan Finlandia meminta untuk bergabung pada tahun 2022, Turki mengajukan keberatan atas apa yang dikatakan kedua negara sebagai perlindungan terhadap kelompok yang dianggap teroris.

Turki sebelumnya mendukung keanggotaan Finlandia pada bulan April tahun lalu namun, bersama dengan Hongaria, membuat Swedia menunggu.

“Kami mendukung perluasan NATO untuk meningkatkan upaya pencegahan aliansi… Kami berharap sikap Finlandia dan Swedia dalam memerangi terorisme menjadi contoh bagi sekutu kami yang lain,” kata Fuat Oktay, ketua komisi urusan luar negeri parlemen dan anggota Partai AK yang berkuasa.

Baca Juga: 6 Alasan Turki Makin Intensif Menyerang Basis Pertahanan Pemberontak PKK di Irak dan Suriah

Persetujuan parlemen Turki mendapatkan respons dari Amerika Serikat (AS). “Saya sangat mengapresiasi keputusan Parlemen Turki yang menyetujui masuknya Swedia ke dalam NATO hari ini,” kata Duta Besar AS Jeff Flake.

Dia mengatakan komitmen Turki terhadap Aliansi NATO dengan jelas menunjukkan kemitraan abadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved