Netanyahu Murka 24 Tentara Israel Tewas dalam Sehari di Gaza

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:48 WIB
loading...
Netanyahu Murka 24 Tentara...
Tentara Israel yang tewas dalam perang Gaza dikebumikan di Yerusalem, 23 Januari 2024. Foto/AP
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu murka 24 tentaranya tewas dalam sehari di Gaza. Dia berjanji pada Selasa (23/1/2024) untuk melakukan pembalasan terhadap pejuang Palestina.

Ini merupakan jumlah korban tewas tertinggi tentara kolonial Israel (IDF) dalam satu hari sejak perang mereka terhadap Hamas dimulai pada Oktober.

IDF mengatakan pada Selasa bahwa 21 anggotanya tewas di dekat Khan Younis sehari sebelumnya, ketika pejuang Hamas menembakkan rudal anti-tank ke arah mereka.

Ledakan yang diakibatkannya memicu ledakan lanjutan yang menyebabkan runtuhnya dua bangunan sementara banyak tentara Israel berada di dalam bangunan tersebut atau di dekatnya.

“Setelah ledakan, komandan yang beroperasi di lapangan, bersama dengan tim penyelamat yang tiba di lokasi kejadian, telah melakukan operasi yang sangat rumit untuk mengevakuasi korban dan menemukan korban luka,” papar pernyataan IDF.

Pejabat Israel tidak memberikan rincian mengenai tiga korban tewas IDF lainnya pada Senin.

Netanyahu menyebut hari Senin sebagai “salah satu hari tersulit sejak pecahnya perang.” Dia mengatakan, “IDF sedang menyelidiki insiden tersebut untuk mendapatkan pelajaran yang diperlukan dan melakukan segalanya untuk menyelamatkan nyawa para pejuang kita.”

“Atas nama pahlawan kami, demi nyawa kami, kami tidak akan berhenti berjuang hingga kemenangan mutlak,” ungkap Netanyahu.

Baca juga: AS Perkirakan Jumlah Korban Tewas Hamas Lebih Sedikit dari Target Israel

Lebih dari 25.000 orang, sebagian besar warga sipil, telah dibunuh Israel di wilayah kantong Palestina sejak perang dimulai, menurut pejabat kesehatan Gaza.

Hamas melancarkan serangan mendadak yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, termasuk hampir 700 warga sipil Israel dan 71 orang asing, dan menyandera ratusan orang saat kembali ke Gaza.

Sekitar 220 tentara IDF telah tewas sejak serangan darat Israel dimulai pada akhir Oktober.

Pasukan Israel telah mengepung Khan Younis, kota terbesar kedua di Gaza, tempat IDF yakin para pemimpin Hamas bersembunyi.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan pada Senin bahwa pasukan Israel telah menyerbu salah satu rumah sakit di kota tersebut dan mengepung rumah sakit lainnya.

Netanyahu menolak seruan merundingkan perjanjian dua negara untuk mengakhiri konflik, yang akan memungkinkan terciptanya negara Palestina yang merdeka.

Pemerintah Israel dilaporkan mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari untuk memungkinkan pembebasan semua sandera yang tersisa di Gaza dengan imbalan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Hamas telah menolak tawaran tersebut, beberapa media mengatakan pada Selasa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved