Media Jerman Ungkap Alasan NATO Takut Turki Beli S-400 Rusia

Senin, 14 Mei 2018 - 15:31 WIB
Media Jerman Ungkap...
Media Jerman Ungkap Alasan NATO Takut Turki Beli S-400 Rusia
A A A
BERLIN - Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO dilaporkan sangat khawatir dengan pembelian sistem rudal pertahanan S-400 Rusia oleh Turki. Musababnya, sistem pertahanan canggih itu bisa jadi "modus" Moskow memata-matai kelemahan jet tempur F-35 yang akan dioperasikan setiap anggota NATO, termasuk Ankara.

Ketakutan atau kekhawatiran NATO ini diulas majalah Jerman, Spiegel. "NATO takut 'mata-mata Moskow' di wilayah negara-negara anggotanya, karena pemeliharaan sistem rudal anti-pesawat S-400 yang dibeli oleh Turki akan memerlukan bantuan Rusia," tulis majalah tersebut dalam laporan edisi 11 Mei 2018.

Aliansi militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tersebut memiliki kekhawatiran yang besar bahwa Moskow bisa mengakses informasi sensitif, termasuk data pada pesawat tempur multifungsi baru Amerika, F-35.

Ankara sesuai kontrak awal akan memperoleh lebih dari seratus unit pesawat jet tempur siluman generasi kelima tersebut.

Washington telah berusaha untuk membujuk Turki untuk membatalkan kontrak pembelian S-400 Rusia dengan menawarkan sistem rudal MIM-104 buatan AS. Alasannya, S-400 tidak cocok dengan standar NATO. Sayangnya, bujukan Washington sia-sia.

Wakil Menteri Turki untuk Industri Pertahanan (SMM) Ismail Demir mengatakan kepada Anadolu bahwa Rusia akan memasok sistem rudal S-400 ke Ankara dalam jangka waktu yang disepakati.

Moskow dan Ankara menandatangani perjanjian pada Desember 2017, di mana Turki akan mengakuisisi empat sistem rudal pertahanan S-400.Pengiriman awal sistem rudal canggih buatan itu direncanakan berlangsung pada kuartal pertama tahun 2020.

Menteri Pertahanan AS James Mattis belum lama ini menyatakan bahwa pembelian S-400 Rusia oleh Turki menyebabkan "banyak sakit kepala". Sedangkan Kongres AS sedang berusaha memblokir pengiriman jet tempur F-35 untuk Turki.

Pejabat Angkatan Udara AS, Heidi Grant, menyatakan sistem senjata NATO seperti F-35, yang memiliki kemampuan siluman akan menjadi bencana besar bisa datanya yang sensitif bisa diakses pihak non-NATO."Kami perlu melindungi teknologi high-end ini," katanya.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Purnawirawan Laksamana...
Purnawirawan Laksamana Desak Turki Tinggalkan NATO, Ini Alasannya
Mampukah NATO Bertahan...
Mampukah NATO Bertahan Tanpa Kehadiran AS? Ya, Eropa Akan Bergantung pada Turki
4 Alasan Turki Terus...
4 Alasan Turki Terus Menunda Upaya Swedia Menjadi Anggota NATO
Turki Tegaskan Punya...
Turki Tegaskan Punya Banyak Teman di NATO, Tak Hanya Bergantung AS
Berita Terkini
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
9 menit yang lalu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
40 menit yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
1 jam yang lalu
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
10 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
11 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
13 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu NATO Menyesal...
Alasan Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved